Pedangdut Imam S Arifin Kembali Ditangkap karena Narkoba

Senin, 29 Ags 2016 | 08.01 WIB

Pedangdut Imam S Arifin Kembali Ditangkap karena Narkoba

centroOne/Istimewa


Centroone.com - Pedangdut senior Imam S Arifin untuk ketiga kalinya ditangkap polisi karena narkoba.

Imam ditangkap pada Sabtu (27/8), di sebuah apartemen kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Dari tangan Imam, polisi menyita beberapa barang bukti, yaitu sabu dengan berat kotor 0,36 gram, alat hisap, dan timbangan elektronik.

Dari hasil tes urine, pedangdut 56 tahun ini pun dinyatakan positif memakai narkoba jenis sabu. Menurut Kapolres Jakarta Barat di kantornya, Minggu (28/8), Roycke Langie, Imam bisa dikenai hukuman berat karena sudah tiga kali tertangkap untuk kasus yang sama.

"Bisa (mendapatkan hukuman berat). Tapi, semua ada mekanisme hukum. Tentunya gimana nanti masukannya, apakah yang bersangkutan bisa direhabilitasi atau bisa dengan hukum," ujar Roycke.

Roycke menuturkan, bahwa Imam bisa dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman pidana minumal 4 tahun dan maksimal 12 tahun serta maksimal Rp 8 miliar.

Sebelumnya pada 2008 silam, Imam diketahui tertangkap karena mengkonsumsi narkoba di Medan, Sumatera Utara. Imam saat itu dikenai hukuman 14 bulan penjara. Kemudian, Imam ditangkap lagi untuk kedua kalinya pada 2010 di Jakarta.

Imam pun divonis 4 tahun 6 bulan penjara dan denda sebesar Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. (Rie)