Ruhut Dicopot Dari Jubir Partai Karena Ahok? Ini Kata Ibas

Selasa, 23 Ags 2016 | 19.00 WIB

Ruhut Dicopot Dari Jubir Partai Karena Ahok? Ini Kata Ibas

Ruhut Sitompul (dok Centroone)


Centroone.com - Politikus Ruhut Sitompul, Senin, (22/08/2016) dicopot dari jabatannya sebagai koordinator Juru Bicara Partai Demokrat. Posisi politikus eksentrik ini, diambil alih lansung oleh ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kepada wartawan, Ruhut mengatakan mendapatkan langsung penjelasan SBY mengenai pemecatannya dari jabatan koordinator Jubir Partai Demokrat.  Namun Ruhut enggan membeberkan alasan apa dirinya diberhentikan dari jabatan koordinator Jubir Demokrat itu.  

Ruhut sendiri disebut-sebut didepak dari jabatannya itu setelah sering kali memposisikan diri memihak pada pemerintah, terutama pada Presien Joko Widodo , dan juga Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama atau Ahok, dan bukannya bertindak sebagai penyeimbang.

Ruhut mengisyaratkan memang ada yang tak suka dengan sikapnya mendukung Ahok. Ruhut bahkan menyatakan ada orang dalam di PD yang tak suka pada dirinya sejak dia mendukung Jokowi di Pilpres 2014. "Bibitnya waktu mulai aku dukung Pak Jokowi. Amir (Syamsuddin -red) SMS-SMS. Mereka nggak suka. Faktanya aku yang menang. Nanti kalau Ahok menang, jangan macam-macam," ujarnya.

Sejak dia mendukung Jokowi, kata Ruhut, sudah muncul permintaan agar Ketum PD SBY memecatnya dari partai. "Mereka nafsu, minta kau dipecat dari dulu. Jokowi menang, mereka diem. Sekarang Ahok," tambah Ruhut lagi.  "Aku tetap dukung Ahok," tambah Ruhut yang mengaku tidak akan meninggalkan Demokrat meski dirinya dipojokkan.

Sementara itu menanggapi hal ini, Ketua Fraksi Partai Demokrat (PD) DPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang juga putra SBY mengatakan apa yang terjadi pada Ruhut merupakan  rotasi kader yang lazim dilakukan oleh sebuah organisasi."Wajar di setiap organisasi termasuk partai Demokrat memiliki kebijakan yang harus diikuti oleh seluruh kader. Dan rotasi apapun apakah itu di partai atau fraksi hal biasa," kata Ibas di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/8/2016).

Ibas juga membantah jika disebut ada persoalan internal yang melatarbelakangi dinonaktifkannya Ruhut sebagai koordinator jubir. Ibas mengatakan, Ruhut akan menjalankan tugasnya seperti biasa, baik di parlemen maupun sebagai koordinator bidang Polhukam PD. bbs