Komisi III DPR : Sudah Kewajiban Jaksa Mengeksekusi Terpidana Mati

Minggu, 31 Jul 2016 | 07.00 WIB

Komisi III DPR : Sudah Kewajiban Jaksa Mengeksekusi Terpidana Mati

Anggota Komisi III DPR Adies Kadir (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Empat terpidana mati dari 14 terpidana mati, sudah dieksekusi. Mereka adalah Freddy Budiman, Seck Osmane asal Senegal, Michael Titus Eighweh asa Nigeria dan Humphrey Ejike alias Doctor asal Nigeria. Namun kesepuluh terpidana matinya, masih belum diekseskusi.

Informasinya, pemilihan keempat terpidana yang akhirnya dieksekusi itu lewat pertimbangan Komprehensif dan mendalam. Dari pertimbangan hukum, keempat terpidana mati yang dieksekusi itu sudah dua kali mengajukan Peninjauan Kembali dan ditolak.

Terkait hal itu, anggota Komisi III DPR RI Adies Kadir menegaskan, jika sudah tak ada produk hukum di atasnya, maka jaksa harus segera mengeksekusinya. Kalau tidak segera dieksekusi, malah salah.

Disinggung soal kicauan terpidana mati Freddy Budiman ke rekening BNN soal kucuran dana miliaran yang dialirkannya, Adies Kadir menanggapinya dengan enteng. Menurut Adies, kenapa baru sekarang berkicau, padahal dipenjara sudah lama.

Namun dalam hal ini, kata Adies Kadir, Komisi III akan menanyakan hal itu kepada pihak terkait. “Kita tidak men-justice. Bisa saja itu omongan orang yang frustasi karena akan dihukum mati. Sekadar untuk konfirmasi saja, kita akan tanyakan ke pihak terkait. Selama sudah berkekuatan hukum tetap dan tak ada produk hukum lain di atasnya, maka jaksa harus mengeksekusi,” tegas Adies Kadir.

Terkait pelaksanaan hukuman mati tersebut, menurut Adies, apa yang sudah dilakukan Jaksa Agung dalam koridor penegakan hukum, itu sudah benar. “Kecuali hal lain, ada unsur HAM, ini harus ada pendapat ahli dan izin presiden. Selama hukum sudah incraht, sudah selayaknya jaksa ekseskusi terpidana tersebut,” kata dia, usai menggelar halal bi halal bersama relawan AK5 dan kader Partai Golkar se-Surabaya dan Sidoarjo. (windhi/by)