IISMEX 2016 Dibuka, Bukti Surabaya Mumpuni Sebagai Smart City

Rabu, 20 Jul 2016 | 20.00 WIB

IISMEX 2016 Dibuka, Bukti Surabaya Mumpuni Sebagai Smart City

Pembukaan IISMEX 2016 di Grand City Mall yang dilakukan staf ahli Mendagri Nuryanto. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - International Smart City Expo & Forum Surabaya 2016 (IISMEX 2016), Rabu (20/7/2016) dibuka. Acara yang digelar di Grand City Mall itu dibuka Ketua Um um Smart Indonesia Initiatives Profesor Suhono Harso Supangkat CGEIT.

Menurut dia, Surabaya yang mendapat predikat Smart City, sebenarnya bukan hanya karena kota ini memiliki command center, memiliki website atau sudah tertanam kabel fiber optik. Melainkan kota ini juga mampu membahagiakan warga dan mencerdaskan kehidupan masyarakatnya, sebagai mana tujuan pembangunan Indonesia.

“Di tahun ini sudah banyak partisipasi pemerintah daerah yang mendukung Smart Indonesia Initiative. Kami membuat berbagai indeks tentang smart city dan ukuran paling utama adalah membahagiakan warga. Bagaimana pemerintah berusaha membahagiakan warga, bagaimana industri bisa mencover aktifitas industrinya untuk membahagiakan masyarakat,” jelas Suhono.

Dia menambahkan, Kota Surabaya menjadi tuan rumah yang memilik contoh riil seperti sungai yang menjadi sarana rekreasi dan olahraga bagi masyarakat, terutama anak muda. “Semalam saya diajak Bu Risma (Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, red) keliling Kota Surabaya dengan perahu naga. Anak muda terlihat semangat, saat diajak Bu Risma balapan,” imbuh Suhono.

Sementara Wali Kota Risma turut memaparkan bagaimana aplikasi elektronik Pemkot Surabaya diminta oleh Komisi Pemberantasan Korupsi untuk diterapkan di Kota/Kabupaten seluruh Indonesia. Selain itu, wali kota juga menjelaskan aplikasi perizinan yang bisa diakses melalui gawai sehingga tidak perlu lagi datang ke e-kios yang tersedia di kantor kelurahan dan kecamatan.

“Namun, seperti akta lahir dan mati yang membutuhkan kertas berjenis khusus, maka akta lahir dan mati akan langsung diantar ke rumah warga dengan Pos. Selain itu, melalui aplikasi mobile e-wadul (wadah usulan dan keluhan, red) juga menampung 24 jam keluhan dan usulan warga, akan ditanggapi oleh dinas yang terkait. Jadi, kebutuhan warga terkait pelayanan bisa dicover dengan cepat, dan warga juga ikut senang,” tegas wali kota.

IISMEX 2016 adalah forum di bidang industri dan inovasi solusi pembangunan kota cerdas yang pertama kali diadakan di Indonesia. Kebetulan Kota Surabaya terpilih sebagai tuan rumah. Acara ini diikuti 250 peserta dari 31 negara, enam paviliun dari Korea Selatan, China, Singapura, Taiwan dan Eropa akan bergabung untuk menggelar produk terkininya terkait teknologi industri bidang limbah air, daur ulang dan energi terbarukan (Indo Water, Indo Waste dan Indo Renergy).  

Pada pembukaan itu, selain dihadiri Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, hadir juga perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum yang diwakili Direktur Pengembangan Air Minum Muhammad Natsir dan juga perwakilan Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh staf ahli menteri Nuryanto. Selain itu, hadir juga Wali Kota Tangerang Selatan Airin, dan Wali Kota Pontianak Sutarmidji. (windhi/by)