Polisi Korban Kebrutalan The Jakmania Itu Terpaksa Kehilangan Separuh Penglihatan

Kamis, 30 Jun 2016 | 19.00 WIB

Polisi Korban Kebrutalan The Jakmania Itu Terpaksa Kehilangan Separuh Penglihatan

Aksi brutal The JakMania (IST)


Centroone.com - Brigadir Hanafi, anggota polisi korban pengeroyokan suporter Persija Jakarta, The Jakmania saat pertandingan melawan Sriwijaya FC, di Gelora Bung Karno, Jumat (24/6/2016) akhirnya harus merelakan separuh penglihatannya.  Bola mata kiri Brigadir Hanafi, terpaksa diangkat  karena kornea matanya mengalami kerusakan, begitu juga dengan jaringan syarafnya sudah tak berfungsi lagi.

Operasi pengangkatan bola mata kiri Brigadir Hanafi dilakukan di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Selasa (28/6), sekitar pukul 17.00 WIB. Sementara itu, menurut  Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono  bagian mata kanan Hanafi, masih dilakukan pemeriksaan secara lebih lanjut.  "Bola mata kirinya sudah tidak bisa digunakan dan harus diangkat.Untuk mata kanannya, saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif" ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (29/6/2016).

Selain Hanafi, anggota polisi yang menjadi korban kericuhan adalah Brigadir Yudha dan Bripda Ibanio yang mengalami luka di dagu akibat lemparan batu. Lalu, ada Aiptu Muhtadi, anggota Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang mengalami luka memar, Brigadir Supriadi, anggota Brimob Kelapa Dua yang mengalami luka di bagian depan kepala, Brigadir Wawan yang mengalami sejumlah luka di kepala dan tangan, serta Iptu Sirajudin, Kanit Provos Polsek Tanah Abang yang mengalami luka di leher dan kepala.

Selain Hanafi, masih ada dua anggota polisi yang menjalani perawatan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. "Ada dua orang yang di RS Kramat Jati, Muhtadi anggota lantas dan Wawan anggota Sabhara Polres Jakarta Pusat," tutup KombesPol Awi. bbs