Ditelpon Presiden Argentina, Messi Diminta Batalkan Pensiun

Kamis, 30 Jun 2016 | 08.00 WIB

Ditelpon Presiden Argentina,  Messi Diminta Batalkan Pensiun

Presiden Argentina Mauricio Macri bersama Lionel Messi dan Javier Mascherano (IST)


Centroone.com - Argentina kalah 2-4 (adu penalti) oleh Chile di final Copa America Centenario, Senin (27/6/2016) kemarin. Kekalahan tersebut, memberikan arti mendalam bagi sang pemain terbaik Argentina, Lionel Messi.  Kekalahan untuk yang kesekian kali bersama timnas di final turnamen besar itu, menorehkan rekor buruk dalam sederet rekor manis Messi.  Buntutnya, Messi pun memilih untuk mundur dari timnas Argentina.

Keputusan pensiun itu, mendapat tanggapan dari banyak pihak. Tidak terkecuali orang nomor satu di Argentina, Presiden  Argentina Mauricio Macri. Sang presiden, dilaporkan telah menelpon pemain Barcelona tersebut dan meminta Messi untuk membatalkan keputusannya gantung sepatu dari La Albiceleste.

“Presiden Argentina Mauricio Macri telah menghubungi Lionel Messi secara pribadi. Dia mengatakan sangat bangga atas performa Messi bersama timnas. Messi juga diminta untuk tidak mendengarkan kritikan,” jelas juru bicara Kepresidenan Argentina, dilansir sky sport.

Sejak berkostum timnas Senior Argentina pada 2005 Messi sudah tampil 112 kali  namun Messi belum memberikan satupun trofi mayor untuk negaranya. Dia cuma bisa mengantar Argentina sampai final Piala Dunia 2014, final Copa America 2015, dan final Copa America Centenario. Semuanya gagal dituntaskan menjadi juara.  

“Aku telah bicara dengannya untuk memberikan selamat dan mengatakan ia telah bekerja dengan baik di turnamen itu.  Aku tidak mengerti. Kenyataannya ini adalah kegembiraan, sebuah anugera dari Tuhan memiliki pemain terbaik dunia di negara seperti kami.  Messi adalah hal terbesar yang kami miliki di Argentina, jadi Anda harus menjaganya.”  tukas Sang presiden dalam sebuah wawancara. bbs