Tradisi Mudik Tiba, Ini Pesan Kemenkes

Minggu, 26 Jun 2016 | 11.00 WIB

Tradisi Mudik Tiba, Ini Pesan Kemenkes

Mudik dengan kendaraan bermotor (Dok Centroone)


Centroone.com - Tradisi mudik di Indonesia dalam waktu dekat segera dimulai.  Masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, mudik dengan kendaraan pribadi masih jadi pilihan utama.  Untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama mudik, para pemudik diminta memperhatikan beberapa hal.

Untuk menghindari risiko kecelakaan dan beragam masalah kesehatan yang mengintai,Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Bambang Wibowo  mengimbau agar para pemudik dengan kendaraan pribadi menyempatkan diri untuk beristirahat minimal 15 menit setiap empat jam.  

"Karena kalau terlalu lama (mengemudi) bisa menurunkan konsentrasi pengemudi sehingga membahayakan diri sendiri dan anggota keluarganya," tukas Bambang beberapa waktu lalu.

Dengan tingginya angka pemudik motor yang mencapai 60 persen dari total pemudik yang melakukan perjalanan jarak jauh, pada tahun lalu, Bambang berharap pemudik yang membawa kendaraan roda dua tidak memaksakan diri mengangkut anak dan istri dalam perjalanan mudik jarak jauh. "Diharapkan tahun ini bisa kembali menurun, kalau bisa nol kejadian," imbuh Bambang.

Sementara itu, Kemenkes sendiri ditambahkan Bambang bakal mendirikan pos-pos pelayanan kesehatan gratis yang tersebar di sepanjang jalur mudik. Tenaga medis juga akan disiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi para pemudik untuk memeriksa kondisi kesehatannya.

"Pos pelayanan kesehatan akan didirikan di sepanjang jalur mudik mulai dari Sumatra sampai Bali, lalu sebagian Kalimantan Selatan dan Sulawesi. Sementara di Pulau Jawa pos pelayanan kesehatan ada di jalur Pantura dan jalur selatan," pungkasnya. bbs