Peneliti: Rasa Lapar di Malam Hari Pertanda Kelainan Gen

Senin, 09 Mei 2016 | 19.01 WIB

Peneliti: Rasa Lapar di Malam Hari Pertanda Kelainan Gen

centroOne/Istimewa


Centroone.com - Makan tengah malam rupanya bukan karena lapar, melainkan terjadi karena gen.

Hal ini diungkap dalam laman BBC, bahwa sindrom makan di malam hari tergolong sebagai gangguan makan. Sebuah penelitian mengatakan, bagi Anda yang suka terbangun di malam hari karena kelaparan, kemungkinan disebabkan oleh gen.

Ini berdasarkan penelitian dengan seekor tikus. Penelitian itu menyimpulkan sindrom makan di malam hari terjadi ketika gen yang melakukan sinkronisasi terhadap pola makan dengan tidur tidak berfungsi dengan lancar.

Hal ini menjadi penyebab perubahan pada pola makan yang mengarah pada kecenderungan untuk makan banyak dan berat badan berlebih. Sekitar 1-2% orang memiliki kondisi tersebut yang ditandai dengan bangun di malam hari dan ketidakmampuan untuk kembali tidur tanpa makan.

Sindrom ini belum lama diklasifikasikan sebagai gangguan makan, tapi penyebabnya tidak diketahui. Penelitian yang diterbitkan inCell Reports ini meneliti tikus yang dibiakkan dengan menempatkan gen pola tubuh manusia di tikus.

Para peneliti menyimpulkan sebuah kelainan dalam gen menyebabkan gangguan dalam tidur dan pola makan. Peneliti utama Satchidananda Panda dari Salk Institute di La Jolla, Amerika Serikat (AS) mengatakan, selama beberapa waktu orang berpikir sindrom makan di malam hari ini tidak nyata.

"Penelitian ini menjawab banyak pertanyaan mengenai bagaimana siklus pola makan dan tidur diatur," lanjut Satchidananda Panda seperti dikutip dari laman BBC. (Rie)