Tim Tembak Disiapkan, Eksekusi Mati Jilid III Sudah Dekat

Sabtu, 30 Apr 2016 | 09.00 WIB

Tim Tembak Disiapkan, Eksekusi Mati Jilid III Sudah Dekat

sejumlah napi narkoba yang sebelumnya telah dieksekusi (Centroone)


Centroone.com - Kejaksaan Agung  dalam waktu dekat dipastikan akan melaksanakan eksekusi mati Jilid III terhadap para terpidana kasus narkoba.  Hal itu terungkap setelah Jaksa Agung HM Prasetyo memastikan akan menyelesaikan semua aspek hukum para calon tereksekusi dan mengaku telah melakukan sejumlah persiapan.

"Koordinasi sudah dilakukan. Persiapan sudah dilakukan. Tapi waktunya belum ditentukan. Yuridisnya selesaikan dulu. Ketika semua hak hukumnya sudah diberikan baru kita bisa meningkat ke aspek teknisnya. " tutur jaksa agung HM Prasetyo, Jumat, (29/04/2016).  Terkait tempat sendiri, HM Prasetyo mengisyaratkan Nusa Kambangan bakal menjadi tempat pelaksanaan hukuman mati.

Eksekusi mati jilid III ini sendiri dipastikan tidak akan ada nama Mary Jane.  Pada jilid II lalu Mary Jane yang di persiapkan sebagai salah satu dari 9 terpidana mati, sudah berada di Nusa Kambangan untuk menjalankan Eksekusi Mati. Namun secara tiba tiba di batalkan karena di duga Mary Jane hanya sebagai korban yang tidak mengetahui apa pun tentang Narkoba dan sedang menjalani proses hukum di negaranya, Filipina. "Mary Jane masih menunggu proses hukum di Filipina. Kita menghormati proses hukum yg berlangsung di Filipina"  tambah HM Prasetyo.

Sementara itu di sisi lain, aparat kepolisian juga telah melakuakn sejumlah persiapan terkait eskesui mati tersebut.  Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, pihaknya juga sudah menyiapkan tim dokter dan tokoh agama untuk memimpin doa saat pelaksanaan eksekusi. "Biasanya satu orang terpidana mati itu satu regu tembak," ujar Irjen Pol Condro Kirono.  

Namun saat dikonfirmasi mengenai jadwal eksekusi mati, Condro belum dapat memastikan karena belum mendapatkan perintah dari Kejaksaan Agung . "Makanya kita sih prinsipnya siap, tinggal waktunya kapan. Mungkin Kapolda Jateng yang sebelumnya sudah koordinasi. Saya tinggal melanjutkan saja," ucapnya. bbs