Musrenbang Fokus Peningkatan Kualitas SDM Warga Surabaya

Kamis, 31 Mar 2016 | 01.00 WIB

Musrenbang Fokus Peningkatan Kualitas SDM Warga Surabaya

Saat pelaksanaan Musrenbang di Pemkot Surabaya. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus utama Pemkot Surabaya dalam penyusunan rencana kerja pembangunan daerah 2017. Hal ini dilakukan demi menjawab tantangan era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang sudah bergulir pada 2016.

Hal ini merupakan inti pesan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ketika membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Surabaya 2016 di ruang Pola kantor Bappeko Surabaya, Rabu (30/3/2016).

“Kami lebih banyak ke SDM. Sebab, tantangan kita ke depan menyangkut SDM. Karena sebagus apapun kita membangun kota, kalau warganya tidak mendapat kesempatan, tidak ada guna. Untuk itu, kami akan konsentrasi pada kualitas SDM,” tegas Tri Rismaharini.

Menurut wali kota, upaya peningkatan kualitas SDM selama ini telah dilakukan Pemkot Surabaya dengan memberikan banyak beasiswa kepada anak-anak di Surabaya. Harapannya, anak-anak Surabaya bisa bersaing dengan anak-anak dari kota dan negara lain. Juga memberikan sertifikasi dan beberapa pelatihan untuk pekerja. Yang terbaru, Pemkot Surabaya juga sudah beraudiensi dengan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Garuda Indonesia agar ‘membuka pintu kesempatan’ untuk anak-anak dari Surabaya.

Selain meningkatkan kualitas SDM terutama anak-anak muda untuk bisa mengakses dunia kerja, Pemkot juga fokus pada perkembangan dunia usaha. Utamanya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang tersebar di 154 kelurahan di Surabaya.     

Wali kota perempuan pertama dalam sejarah pemerintahan Kota Surabaya ini mendorong para lurah untuk mau mengajak warganya melek tentang pentingnya izin usaha dan juga hak paten dari produk UKM dan UMKM. Pemkot akan “membuka pintu” selebar-lebarnya untuk membantu perizinan UKM dan UMKM di Surabaya.

Misalnya ada pelaku UKM/UMKM yang belum memiliki izin usaha atau hak paten, para lurah bisa menyampaikannya melalui Media Center Pemkot Surabaya. Baik melalui sms ke nomor 0812 3025 7000, portal www.sapawarga.surabaya.go.id, melalui email mediacenter@surabaya.go.id atau akun Facebook Sapawarga Kota Surabaya.

Risma sapaan akrabnya meminta RW dan lurah untuk menyampaikan ke warga. Ini menjadi penting karena bisa menjadi alat untuk memenangkan persaingan ekonomi.

Meski lebih fokus pada peningkatan kualitas SDM, bukan berarti Pemkot Surabaya adem ayem dalam hal pembangunan infrastruktur. Wali kota yang pernah menjabat kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini menyebut ada beberapa proyek infratstuktur yang proses pengerjaannya akan dimulai tahun ini.  Seperti pengerjaan underpass Jl Mayjen Sungkono, underpass Jl A Yani dan Bundaran PTC. Termasuk trem (angkutan massal cepat).

Acara Musrenbang Kota Surabaya 2016 dihadiri jajaran Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Surabaya, pimpinan DPRD Kota Surabaya, para ahli/profesional, praktisi, akademisi, delegasi kecamatan, serta perwakilan dari Lembaga Ketahanan Masyarakat Kelurahan (LKMK). (windhi/by)