Infrastruktur Baik, Jumlah Wisman Ke Jatim Naik

Kamis, 08 Des 2016 | 01.00 WIB

Infrastruktur Baik, Jumlah Wisman Ke Jatim Naik

Wisatawan aasing berlabuh di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya (Centroone)


Centroone.com - Kawasan wisata di Jatim, saat ini naik pamor. Wisatawan mancanegara, khususnya kawasan ASEAN, menjadikan Jatim sebagai salah satu favorit untuk berlibur. Hal ini tentu saja karena dukungan infrastruktur menuju kawasan wisata yang sudah bagus.

Bahkan, jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke Jatim melalui pintu masuk Bandara Internasional Juanda pada Oktober 2016 mencapai 20.819 kunjungan atau naik sebesar 4,58 persen dibanding September 2016 yang hanya 19.907 kunjungan.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim Teguh Pramono, secara kumulatif jumlah wisman pada Januari–Oktober 2016 mencapai 176.029 kunjungan atau naik sebesar 7,64 persen dibanding jumlah wisman periode yang sama pada 2015 yang mencapai 163.539 kunjungan.

“Infrastruktur jalan menuju tempat wisata sudah banyak yang diperbaiki sehingga perjalanan ke tujuan wisata semakin mudah dan cepat. Selain infrastruktur ke tempat-tempat wisata sudah baik, naiknya wisman ke Jatim dikarenakan diberlakukannya MEA yang menyebabkan lokasi wisata semakin banyak dikunjungi masyarakat ASEAN seperti Malaysia, Thailand, Brunai Darussalam, Kamboja dan Vietnam,” jelas Teguh.

Pada Oktober 2016 wisman terbanyak berkebangsaan Malaysia, jumlahnya mencapai 4.518 kunjungan meskipun turun 4,80 persen dibandingkan sebelumnya. Kemudian diikuti kebangsaan Singapura 1.675 kunjungan atau turun sebesar 35,05 persen dan kebangsaan Tiongkok sebanyak 1.443 kunjungan atau turun sebesar 13,18 persen dibanding September 2016.

Selain itu, wisman Taiwan pada Oktober 2016 jumlahnya mencapai 631 kunjungan, Jepang 500 kunjungan, Amerika Serikat 412 kunjungan, India 400 kunjungan, Korea Selatan 302 kunjungan, Philipina 270 kunjungan dan wisman lainnya sebanyak 9.900 kunjungan.

Maraknya wisman ke Jatim menyebabkan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jatim pada Oktober 2016 mencapai 53,49 persen atau turun 7,14 poin dibanding TPK September 2016 yang mencapai 60,63 persen. (windhi/by)