Facebook-Twitter Serta Google Digugat Keluarga Korban Penembakan

Sabtu, 24 Des 2016 | 12.00 WIB

Facebook-Twitter Serta Google Digugat Keluarga Korban Penembakan

ilustrasi doa untuk korban penembakan Orlando (IST)


Centroone.com - Facebook, Twitter serta mesin pencari nomor satu dunia Google tersandung masalah hukum terkait penembakan Orlando yang terjadi Juni lalu. 

Tiga anggota keluarga korban penembakan, yang menewaskan 50 orang itu menyeret ketiganya ke pengadilan dengan tudingan ketiganya 'telah membantu' pelaku untuk melakukan aksinya.

Dalam gugatannya keluarga korban menilai ketiga perusahaan internet itu telah menyalurkan 'dukungan dari segi material' terhadap kelompok teroris Daesh  atau ISIS dengan membiarkan penyebaran propaganda ekstrim yang dianggap menjadi inspirasi terhadap serangan tersebut. Demikian seperti dilansir dari Emirates24/7.

50 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam insiden penembakan seorang pria bersenjata di klub malam di Orlando. Peristiwa itu dianggap sebagai terburuk dalam sejarah Amerika Serikat (AS) itu.by