BCA Komitmen Besarkan UKM

Selasa, 25 Okt 2016 | 07.00 WIB

BCA Komitmen Besarkan UKM

Temu UKM Binaan yang digelar di Waru, Sidoarjo. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Beberapa UKM di bawah naungan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Mitra Bersama mendapat perhatian dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Melalui program Bakti BCA, dukungan yang diberikan dengan cara mengadakan Temu UKM Binaan LPB. Acara di Waru, Sidoarjo itu bekerjasama dengan Code Margonda dan diikuti 50 pelaku UKM, Senin (24/10/2016).

Acara yang dibuka Kepala KCU Sidoarjo Johanes Wirli Tan, Kepala KCU Rungkut Thomas Robby Iskandar, Adviser Divisi Bisnis Kecil Menengah BCA Eddy Daud Tjiptamustika, Koordinator LPB Waru, Sidoarjo A Nur Falakhudin. Para pengurus UKM yang hadir itu mendapat pemaparan dari Ekonom BCA David Sumual.

“BCA berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat agar mampu bertumbuh dan maju secara mandiri. Beragam program telah kami persiapkan untuk mendukung komitmen tersebut. Melalui kolaborasi dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra, kami mengembangkan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Mitra Bersama untuk memfasilitasi pelaku UKM agar dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” ujar Thomas.

Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain memberikan konsultasi dan pelatihan mengenai pengelolaan keuangan sederhana, pengembangan pasar, quality control, pembuatan website, hingga memfasilitasi pengenalan produk/jasa perbankan dan temu usaha. Kali ini, BCA memfasilitasi para pelaku UKM Binaan LPB Waru, Sidoarjo dengan seminar Makro Ekonomi serta pengenalan produk perbankan.

Pada seminar Makro Ekonomi, para pelaku UKM mendapatkan pemaparan mengenai perkembangan ekonomi usaha kecil. Setelah itu, para peserta akan memperoleh penjelasan mengenai produk-produk perbankan yang akan mendukung kelancaran usaha pada pelaku UKM, di antaranya produk-produk e-channel seperti mesin EDC, produk tabungan, dan lain-lain.

“Kami berharap para pengurus UKM yang berada di naungan LPB Mitra Bersama dapat semakin menambah wawasan dan nantinya dapat mengembangkan usahanya sesuai dengan informasi yang telah mereka terima hari ini,” tambah Thomas.

Komitmen BCA mengembangkan UKM melalui LPB Mitra Bersama ini lahir dari keinginan untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat dan bangsa Indonesia melalui pembentukan lembaga yang dapat mendorong pertumbuhan dan perkembangan pelaku usaha mikro dan kecil. “Saat ini jumlah populasi penduduk dengan usia produktif lebih banyak daripada jumlah lapangan kerja yang ada. Oleh karena itu kami ingin mendorong masyarakat untuk menciptakan peluang usaha sendiri dengan cara membuka bisnis,” lanjutnya.

UKM sendiri telah menjadi salah satu penopang perekonomian Indonesia, bahkan telah terbukti memiliki daya tahan tinggi saat terjadi krisis moneter dan krisis global. Sekitar 88,8-99,9 persen bentuk usaha di ASEAN adalah UMKM dan mampu menyerap tenaga kerja sekitar 51,7-97,2 persen.

Oleh karena itu, beragam program untuk mengembangkan serta meningkatkan daya tahan UKM perlu terus menerus digiatkan oleh seluruh pihak, salah satunya melalui kehadiran LPB Mitra Bersama. Saat ini LPB Mitra Bersama telah berkembang di beberapa kota, antara lain Sidoarjo (Jawa Timur), Yogyakarta dan Solo (DI Yogyakarta), Pontianak (Kalimantan Barat) dan Palembang (Sumatera Selatan). (windhi/by)