Lahirkan Bibit Juara Dunia, Diharapkan Berlanjut Pada Pembinaan

Sabtu, 22 Okt 2016 | 22.00 WIB

Lahirkan Bibit Juara Dunia, Diharapkan Berlanjut Pada Pembinaan

Ketua PBSI Jatim Wijarnako Adimulya, Legenda Bulutangkis Ricky Soebagja dan Rexy Mainaky, serta Category Marketing Manager Nestlé MILO Ahmad Afid. (Centroone)


Centroone.com - Sabtu, (22/10/2016) Sirnas Milo School Competition Surabaya melangsungkan babak final, sebagai puncak penyelenggaraan kompetisi bulutangkis khusus U-13 dan U-15 pertama di Indonesia, yang telah dihelat sejak 18 Oktober lalu. Surabaya diakui pihak Milo turut terpilih kembali sebagai tuan rumah, setelah empat tahun lalu karena memberikan semangat tersendiri pada olahraga bulutangkis.

"Antusiasme peserta sangat tinggi. Ada kurang lebih 700 peserta yang ambil bagian dalam kompetisi ini, yang merupakan wujud komitmen dari Milo untuk membantu perkembangan olahraga nasional sekaligus untuk wadah pembibitan atlit bulutangkis" tukas Category Marketing Manager Nestlé MILO Ahmad Afid.

Induk olahraga bulutangkis Indonesia, PBSI mengaku gembira dengan adanya turnamen ini. Apalagi Sirnas Milo School Competition Surabaya terus memperlihatkan komitmen pada kelompok U-13 dan U-15.Ajang ini kedepan, diharapkan tidak hanya jadi fasilitator atau sekedar turnamen, tapi juga pembinaan bagi para pebulutangkis kecil untuk menapaki jalan menuju jenjang yang lebih tinggi.

"PBSI akan memberi kesempatan lebih. Fokus pada U-13 dan U-15 bisa memberikan kesempatan bertanding pada mereka yang tak punya kesempatan ikut turnamen tingkat diatasnya. Ajang ini juga memberi warna baru bagi olahraga bulutangkis. Jarang sekali ada umur U-13 dan U-15 bisa ikut Sirnas. Semoga kedepan bisa rutin digelar di Surabaya dan juga diharapkan juga berlanjut dengan pembinaan. " Tukas ketua PBSI Jatim Wijarnako Adimulya.

Dengan di Indonesia hanya turnamen Sirnas Milo School Competition Surabaya yang fokus pada U-13 dan U-15, berlanjutnya pembinaan sangat dinantikan. Pasalnya tanpa pembinaan, dikhawatirkan bibit unggul yang muncul dari kompetisi ini bisa hilang. " Sirnas dengan peserta 600-700 itu sanga luar biasa. Kita sama sekali tidak kekurangan (bibit pebulutangkis). Tinggal bagaimana pembinaan, jangan sampai 2-3 tahun kedepan, nama-nama (juara sirnas) ini  malah hilang" tambah legenda bulutangkis Tanah Air, Ricky Soebagdja sambil menambahkan bahwa nama - nama seperti Tommy Sugiarto, Jonatan Christie, serta Anthony Ginting yang semua adalah pemain nasional adalah jebolan Milo School Competition.

Babak final Sirnas-MILO School Competition Surabaya hari ini juga disemarakkan dengan coaching clinic yang dimentori oleh legenda bulu tangkis Indonesia Rexy Mainaky yang berbagi tentang teknik dasar bermain bulu tangkis dan pentingnya recovery setelah bermain bulu tangkis kepada anak-anak usia SD dan SMP. Sementara diluar sebanyak 160 ibu mengikuti Kelas nutrisi yang mengambil tema Gizi Seimbang Untuk Anak Aktif Berprestasi bersama Ahli Gizi Stefania Widya S, S. Gz, M. PH dan Ricky Soebagdja bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para ibu mengenai pentingnya asupan gizi makanan dan minuman pendamping untuk membantu memenuhi kebutuhan energi guna menunjang aktivitas keseharian anak.   by