Antisipasi Terorisme, Polri Rilis Aplikasi Stop Terorisme

Kamis, 28 Jan 2016 | 17.00 WIB

Antisipasi Terorisme, Polri Rilis Aplikasi Stop Terorisme

Anggota Densus 88 Saat menggerebek rumah terduga teroris (dok Centroone)


Centroone.com - Serangan bom dan teroris di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu membuat jajaran kepolisian Indonesia terus waspada. Tidak hanya melakukan pemburuan terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat, kepolisian juga merilis sebuah aplikasi smartphone untuk menangkal terorisme.

Bersama pengembang aplikasi pemula, Adjie Pratama, Polri meluncurkan aplikasi Stop Terorisme untuk memudahkan masyarakat melaporkan hal-hal yang mencurigakan terkait dengan terorisme di lingkungan mereka.

Dalam aplikasi itu terdapat lima fungsi utama. Pertama, fungsi pengaduan warga. Dalam membuat laporan, masyarakat harus mengisi lembar pengaduan warga yang terdiri atas beberapa pertanyaan yang harus dijawab. Laporan itu langsung terhubung dengan Humas Kepolisian Indonesia untuk selanjutnya dipilah berdasarkan tempat kejadian yang dilaporkan. "Dengan aplikasi ini, pengguna bisa melapor langsung bila ada tindak terorisme atau kalau mencurigai pelaku teroris di lingkungan mereka. Warga juga wajib memasukkan nomor SIM atau KTP dan nomor telepon seluler," Adjie kepada awak media.

Aplikasi itu juga menyertakan nomor darurat yang bisa dihubungi warga sewaktu-waktu dalam keadaan darurat. Pengguna juga bisa menggunakan Twitter melalui aplikasi Stop Terorisme karena aplikasi tersebut terhubung langsung dengan Twitter. Fungsi selanjutnya, pengguna bisa melihat berita-berita terkini seputar terorisme.

Dalam aplikasi tersebut juga ada forum online sebagai wadah diskusi para pengguna aplikasi dengan aparat berwenang. Aplikasi Stop Terorisme ini tersedia gratis di Google Playstore-Amazon Store serta sudah didukung OS Android dan BB 10. bbs