KPU : Tahapan Pilwali Sudah Demokratris, Jujur dan Adil

Kamis, 03 Sep 2015 | 19.31 WIB

KPU : Tahapan Pilwali Sudah Demokratris, Jujur dan Adil

Robiyan Arifin (memegang mix) didampingi Kapolrestabes Surabaya dan perwakilan pengunjuk rasa memberikan penjelasan. (Windhi/Centroone)


CENTROONE.COM -Aksi demo Gerakan Warga Surabaya Menggugat dilakukan untuk mendorong KPU Surabaya agar bekerja secara transparan dan profesional. Saat itu, Ketua KPU Surabaya Robiyan Arifin sempat menemui warga.

"Saya beserta komisioner yang lain punya komitmen yang jelas dan tegas bahwa Pilwali Surabaya 2015 ini harus terselenggara secara demokratis, jujur, dan adil," kata Robiyan Arifin dihadapan ribuan massa yang mengepung kantor KPU Surabaya.

Menurut dia, saat KPU Surabaya berkomitmen untuk menyelenggarakan Pilwali secara jujur, demokratis, dan adil, maka sudah seharusnya semua pihak juga bertindak yang sama. "Bukan hanya penyelenggaranya saja yang dituntut jujur. Tetapi kontestan Pilwali juga harus jujur. Nanti saat dibuka lagi pendaftaran, maka mari kita kawal bersama-sama agar partai politik maupun gabungan partai politik yang mencalonkan pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah harus memenuhi persyaratan dengan jujur juga," paparnya.

Robiyan dan empat komisioner yang lain memberikan kesempatan kepada perwakilan pengunjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutannya.

Dalam dialog antara KPU dan perwakilan pengunjuk rasa yang dihadiri Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Yan Fitri Halimansyah, komisioner KPU menjelaskan bahwa sebelum menetapkan pasangan Rasiyo-Dhimam Abror yang diusung Demokrat dan PAN, KPU telah melakukan seluruh proses verifikasi secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan  perundang-undangan yang ada.

"Karena itu kami siap untuk mempertanggungjawabkan semua yang sudah kami kerjakan. Kami yakin apa yang kami kerjakan sudah sesuai dengan peraturan-peraturan yang ada," ucap Robiyan. (windhi/by)