Gelar Produk Pertanian, Mudahkan Petani dan Pembeli

Kamis, 03 Sep 2015 | 07.00 WIB

Gelar Produk Pertanian, Mudahkan Petani dan Pembeli

Petani memanen buah Golden di area persawahan di Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (22/8). ANTARA FOTO/Umarul Faruq/


CENTROONE.COM - Pemkot Surabaya akan menggelar  gelar produk hasil pertanian warga dari berbagai kecamatan di Surabaya. Acara Gelar Produk Pertanian itu akan digelar pada Minggu (6/9/2015) pagi dan terbuka untuk umum, dimana warga bisa membeli hasil pertanian, perikanan dan peternakan dengan harga terjangkau.

Ada 48 kelompok pertanian, perikanan dan peternakan yang hadir di acara itu. Acara yang digagas Dinas Pertanian (Distan) Kota Surabaya ini rutin digelar sebulan sekali pada hari minggu pekan pertama. Acara pada Minggu mendatang sendiri.  merupakan gelaran ketiga setelah acara pertama yang dibuka Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada 12 Juli 2015.

Acara kedua digelar pada 9 Agustus. Menurut Kepala Bidang Pertanian dan kehutanan Distan Kota Surabaya Satrio Eko Wibowo, melalui Gelar Produk Pertanian ini, pihaknya ingin memperkenalkan produk-produk pertanian, peternakan dan perikanan baik produk segar dari kelompok tani dan nelayan serta komunitas pecinta tanaman.

Satrio menjelaskan, awalnya kelompok tani dan peternakan tersebut mendapatkan bantuan dari Distan berupa bibit tanaman ataupun hewan ternak seperti kambing untuk kemudian dikembangkan. Diharapkan, gelar produk pertanian ini bisa menjadi embrio untuk meningkatkan perekonomian warga, utamanya kelompok tani dan nelayan yang ada di Surabaya.

“Intinya kami mempertemukan langsung konsumen dengan petani konvensional di Surabaya. Tentunya produk yang dijual masih segar dan harganya terjangkau karena belum sampai tengkulak. Adapun yang menjadi sasaran kami adalah warga yang setiap Minggu pagi berolahraga di Taman Surya, juga warga Surabaya dan sekitarnya,” ujar Satrio.

Dari beberapa gelaran, respon masyarakat sangat bagus. Itu diketahui dari peningkatan omset perputaran selama gelaran tersebut. “Untuk Minggu besok, potensi kenaikan omset sangat mungkin karena memang jumlah pesertanya semakin banyak. Bila pada acara pertama diikuti 30 peserta, lalu naik jadi 35 peserta, kini jadi 48 peserta,” sambung Satrio.

Kasie Tanaman Pangan dan Holtikultura Distan Surabaya Bagas Swadaya Aji menambahkan, Distan selalu melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan gelar produk pertanian tersebut. Semisal bila ada kelompok tani yang masih memerlukan pelatihan dalam hal pengemasan produk agar lebih memenuhi selera pasar. (windhi\by)



...
0



There are 0 comments in this current article