Ratusan Ketua Yayasan Ikuti Sosialisasi Program Pendidikan

Kamis, 24 Sep 2015 | 08.00 WIB

Ratusan Ketua Yayasan Ikuti Sosialisasi Program Pendidikan

Saat sosialisasi pendidikan kepada para ketua yayasan pendidikan se-Surabaya. (Windhi/Centroone)


CENTROONE.COM - Sosialisasi program pendidikan bersama ratusan ketua yayasan pendidikan se-Surabaya digelar Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan. Hal ini bertujuan untuk menjalin komunikasi untuk bersama-sama membangun pendidikan di Kota Pahlawan ini agar maju.

Pertemuan itu digelar di gedung Wanita Candra Kencana Kalibokor, acara yang dihadiri ratusan ketua yayasan pendidikan se-kota Surabaya, ini berguna untuk menjalin sinergitas antara pihak yayasan pendidikan dan Pemkot, terutama dalam memajukan sektor pendidikan di Kota Surabaya.

Kepala Dispendik Ikhsan menyampaikan, ke depan, beberapa program pendidikan telah disiapkan dan berguna untuk meningkatkan mutu serta kualitas para guru. Dispendik sendiri tengah menyiapkan program Pemetaan dan Penguatan Kompetensi Guru Surabaya (P2KGS). Nantinya, melalui hasil analisa, Dispendik akan mengeluarkan rekomendasi penguatan kompetensi bagi guru yang memiliki kekurangan di beberapa aspek.

“Alur kerja P2KGS diawali dengan penilaian diri sendiri dan pengerjaan soal, hasilnya akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan dianalisa. Nantinya, peningkatan kompetensi tiap-tiap guru, akan sesuai dengan titik lemahnya, tapi tetap berlandaskan mapel yang diampu,” ujar Ikhsan.

P2KGS dilakukan secara online, namun pelatihan diberikan dengan tatap muka langsung bersama narasumber berkompeten yang telah ditunjuk Dispendik. Pelatihan ini nantinya menggunakan dua model “in-on”. In pertama, dalam arti berupa pelatihan, dan on-nya mempraktikan hasil pelatihan di sekolah. Sementara, in kedua merupakan upaya pelatihan kembali untuk menutupi kekurangan saat praktik sesuai evaluasi, dan on-nya adalah pelaksanaan praktik kembali

Ikhsan menambahkan, dari pelatihan selama 32 jam, para guru akan mendapat 1 poin angka kredit, pembuatan resume kegiatan mendapatkan 2 poin angka kredit, pembuatan karya tulis dalam bentuk PTK mendapatkan 3 poin angka kredit, dan publikasi jurnal online Dispendik mendapat 3 poin angka kredit.

Untuk merangsang minat para siswa agar menjadi seorang pembaca sepanjang hayat sekaligus mensukseskan program literasi, Ikhsan menghimbau kepada para ketua yayasan untuk dapat membantu mensosialisasikan baik kepada kepala sekolah, guru, dan siswa tentang program Tantangan Membaca Surabaya 2015. (windhi/by)