Keputusan KPU Surabaya Sepihak, PAN-Demokrat Lapor DKPP

Senin, 31 Ags 2015 | 20.03 WIB

Keputusan KPU Surabaya Sepihak, PAN-Demokrat Lapor DKPP

Pasangan Rasiyo-Dhimam Abror Djuraid (foto : ist)


Centroone.com - Penggagalan pencalonan pasangan Rasiyo-Dhimam Abror Djuraid yang diusung PAN- Demokrat, membuat berang petinggi PAN. Ketua DPW PAN Jatim Suyoto pun turun gunung dan mendatangi kantor KPU Kota Surabaya.
Kegagalan itu lantaran rekomendasi PAN atau formulir B1 KWK-PARPOL tak identik antara yang diserahkan saat pendaftaran 11 Agustus 2015 (scan) dengan penyerahan kelengkapan pada 19 Agustus 2015 (rekomendasi dengan stempel dan tandatangan basah). Bagi PAN, rekomendasi itu memang dikeluarkan dua kali, sebab ada yang menghilangkan rekomendasi saat 11 Agustus.
Sementara Suyoto menegaskan jika rekom dari PAN adalah asli. “Kalau tidak percaya, silahkan tanya langsung ke Pak Abror atau utusan Pak Abror yang membawa surat itu,” ujar Suyoto.
Menurut Suyoto, saat pendaftaran, PAN ada kegiatan di Kediri. Namun surat itu sudah diantar Ketua DPD PAN Surabaya Surat ke Surabaya dan diterima utusan Abror. Nyatanya, rekomendasi itu sampai malam pendaftaran tak sampai ke tangan KPU alias sengaja dihilangkan.
Sejatinya, kata Suyoto, PAN berkomitmen mensukseskan Pilwali Surabaya. Ini dibuktikan dengan hilangnya rekomendasi yang pertama, menyebabkan DPP PAN mengeluarkan lagi surat rekomendasi tersebut. Hal inilah yang menyebabkan rekomendasi itu tak identik, sehingga pasangan yang diusung PAN-Demokrat dinyatakan tidak memenuhi syarat.
“DPP benar-benar mengeluarkan rekomendasi tersebut. Lain halnya jika rekomendasi itu tak ada atau DPP tak pernah mengeluarkan rekomendasi,” tambah Bupati Bojonegoro ini.
Atas hal ini, justru banyak pihak yang menilai bahwa KPU Surabaya-lah yang menjegal Pilwali. Baik PAN maupun Demokrat, akan sama-sama melaporkan KPU Surabaya ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Bawaslu RI dan KPU RI.
KPU Surabaya dianggap telah memutuskan sendiri soal rekomendasi tak identik. KPU tak pernah mendatangi DPP PAN terkait keaslian rekomendasi. “Kami minta KPU Surabaya mencabut keputusan sepihaknya,” ungkap Suyoto.
 
Oleh : Windhi Ariesman / Editor : Adi Cahyo