Pentagon Gandeng 162 Perusahaan Garap Teknologi Fleksibel

Minggu, 30 Ags 2015 | 15.00 WIB

Pentagon Gandeng 162 Perusahaan Garap Teknologi Fleksibel

Pentagon (IST)


CENTROONE.COM - Markas besar pertahanan Amerika Serikat, Pentagon dilaporkan telah menggandeng ratusan perusahaan untuk membangun sebuah teknologi fleksibel yang bisa dipakai manusia dan ditempatkan di luar pesawat jet. 

Dari 162 perusahaan yang digandeng Pentagon tiga diantaranya adalah tiga raksasa dibidangnya masing-masing. Mereka adalah raksasa teknologi Apple, produsen pesawat nomor satu Boeing, serta kampus tempat lahirnya sejumlah penemu dan ilmuwan Harvard.  

Selama lima tahun kedepan, menurut sekretaris pertahanan AS Ash Carter pemerintah AS bakal memberikan dana sebesar USD 75 juta, sementara sebuah perusaahan yang dioperasikan labotariom penelitian angkatan udara AS akan menambah USD 90 juta dan dengan tambahan dari sejumlah pemerintah lokal AS yang membuat total modal menjadi USd 171 juta.  Kerjasama pentagon dan 162 perusahaan itu sendiri diberi nama Pentagon sebagai FlexTech Alliance. 

" Aku mendorong Pentagon untuk berpikir diluar kotak persegi lima kami dan berinvestasi di Silicon Valley serta komunitas teknologi di seluruh negeri. Dan kami telah memulai langkah. " ujar Ash Carter seperti dilansir dari Asia One. 

Untuk membuat teknologi itu, aliansi menggunakan teknologi cetak super untuk mencetak sebuah alat elektronik fleksibel yang dilengkapi dengan sensor dan bakal dipakai oleh para prajurit. Bisa dipakai dimana saja, termasuk di kapal perang dan jet tempur, alat berfungsi untuk memonitor secara real time integritas struktural para prajurit.  

Penelitian yang diberi nama Flexible Hybrid Electronics Manufacturing Innovation Hub itu akan berpusat di San Jose, salah satu dari sembilan institut yang dibangun Presiden Barack Obama selama masa pemerintahan untuk merevitalisasi sektor manufaktur AS. (by)