Risma : Saya Bukan Malaikat, Tapi Siap Emban Amanat Berat

Rabu, 08 Jul 2015 | 23.28 WIB

Risma : Saya Bukan Malaikat, Tapi Siap Emban Amanat Berat

Tri Rismaharini menerima KTA PDI Perjuangan dari Hasto Kristiyanto. (Windhi/Centroone)


CENTROONE.COM - Wali Kota Tri Rismaharini kembali mendapat rekomendasi dari PDI Perjuangan untuk maju dalam pesta demokrasi di Surabaya. Wanita ini akan tetap bergandengan dengan Wakil Wali Kotanya, Whisnu Sakti Buana.

Saat hadir di Rakercabsus DPC PDI Perjuangan Surabaya di gedung Wanita Jl Kalibokor, Rabu (8/7/2015), Risma sapaan akrab wali kota ini sudah mengenakan jas merah, jas kebanggaan PDI Perjuangan. Itu juga menunjukan jika Risma sudah resmi menjadi anggota partai itu.

Bahkan usai menerima surat rekomendasi yang diberikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kritiyanto, Risma juga menerima kartu anggota PDI Perjuangan. Dengan bukti itu, Risma sudah resmi menjadi anggota partai dengan lambang banteng moncong putih dalam lingkaran.

Risma juga mengaku sudah mengajukan pensiun dari PNS Pemkot Surabaya sebulan yang lalu. “Saya sebulan yang lalu sudah mengajukan pensiun. Dengan kepercayaan yang diberikan, saya yang bukan malaikat ini akan menjalankan amanat ini sebaik-baiknya. Kami berdua akan berusaha mensejahterakan warga Surabaya,” tandas Risma dalam sambutannya.

Dia mengaku berat mengemban tugas sebagai wali kota. Pasalnya, ia dituntut untuk bisa mensejahterakan sekitar 3,2 juta jiwa penduduk Surabaya. Misi dan visi untuk mensejahterakan warga Surabaya dilatari masuknya era MEA (Masyaraat Ekonomi ASEAN) akhir 2015. Ia mengaku, banyak investor menanamkan investasinya di Surabaya, terakhir dirinya menerima kunjungan dari delegasi Swiss.

“Jangan sampai kita banyak kedatangan investor, tapi warga kita malah jadi penonton di negerinya sendiri. Gerakan turun langsung ke masyaraat seringkali dilakukan. Itu semata-mata untuk memotivasi masyarakat agar mereka bisa bersaing dengan warga negara lain,” tandas Risma.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Whisnu Sakti Buana mengaku, walau PDI Perjuangan sudah menetapkan pasangan calon, namun partai ini tetap membuka diri terhadap partai lain yang ingin bergabung atau koalisi. “Kita tetap komunikasi dengan partai manapun yang ingin bersama kita,” terang Whisnu.

Menurut dia, saat ini sudah ada beberapa parpol yang merapat ke PDI Perjuangan. Diantaranya PAN, Hanura, dan PPP, sedangkan Nasdem sudah sepakat berkoalisi di tingkat DPP.


oleh:Windhi A-editor:YL.antamaputra