Implan Payudara Mimpi Buruk Wanita

Jumat, 31 Jul 2015 | 10.38 WIB

Implan Payudara Mimpi Buruk Wanita


Memiliki payudara indah memang idaman semua wanita apalagi ketika bra tidak dapat menunjangnya. Untuk memiliki payudara yang ‘cantik’ ini tak jarang para wanita akan melakukan apa saja termasuk dengan para wanita di Perancis dengan cara operasi. Tapi sayangnya usaha mereka untuk memiliki payudara yang fantastis berganti dengan mimpi buruk. Ketakutan akan bahaya implant tak hanya terjadi di Perancis, tetapi juga di beberapa negara Eropa, Amerika Latin dan Australia.

Di Perancis lebih dari 30 ribu wanita menjadi operasi implan payudara. Angka itu diperkirakan akan membengkak hingga lebih dari 300 ribu wanita dalam penghitungan pelaku implan di seluruh dunia. Yang membuat ironis dari operasi implan yang dilakukan perempuan Perancis, hampir semua terjebak menggunakan gel implan berbahaya produksi perusahaan asal Perancis PIP (Poly Implant Prothese). PIP adalah pemasok terbesar bahan baku implan di dunia.

Ternyata dari hasil investigasi PIP yang merupakan pemasok implan payudara menggunakan bahan-bahan yang berbahaya untuk kesehatan. Yang lebih membahayakan implan payudara juga menyimpan resiko terhadap jiwa manusia. Tentunya anda tahu bahwa dibalik kemampuannya untuk membuat payudara anda ‘cantik’, tetapi implan tersebut dapat meledak sewaktu-waktu.

Seperti yang dilansir dari laman Reuters tak hanya Perancis saja yang sangat prihatin mengenai kasus ini, namun juga negara lain menaruh perhatian dan kekhawatiran. Alexandra Brachere, pemimpin kelompok pasien implant PIP Perancis mengatakan bahwa para wanita di Italia dan Spanyol juga sangat khawatir dengan implant mereka, apalagi di Brazil dan Venezuela pun sudah ada laporan yang masuk terkait masalah tersebut.

“Masalah ini bukan hanya untuk para wanita di Perancis saja. Kami sedang menunggu 300.000 hingga 400.000 korban di seluruh dunia,” ujarnya

Berikut ini kisah tragis dan menyakitkan dari dari ribuan wanita yang menggunakan implan payudara

NEXT


© 2018 - Centroone.com ::: All Right Reserved