Aming Tolak Bicara Soal Dirinya di Parade LGBT AS

Rabu, 29 Jul 2015 | 10.26 WIB

Aming Tolak Bicara Soal Dirinya di Parade LGBT AS

Foto: centroOne/Istimewa


Centroone.com - Komedian Aming sudah berada di Indonesia pasca ramai dibicarakan dirinya ikut parade LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) di Amerika Serikat (AS) belum lama ini.

Namun disayangkan, saat ditemui di kawasan Kuningan Jakarta, Selasa (28/7), aktor bernama asli Aming Supriatna Sugandhi ini tutup mulut soal keterlibatannya di parade LGBT tersebut.

"Nggak mau ah, soal itu," tandas Aming.

Pria kelahiran Jakarta, 34 tahun ini sebelumnya membuat heboh Tanah Air dengan keikutsertaannya dalam arade NYC Pride, parade khusus untuk LGBT di New York City, AS pada 28 Juni 2015 lalu.

Meski didesak awak media soal parade itu, Aming pun tetap tak mau bergeming. Ia terdiam tak mau mengeluarkan statement apapun.

Padahal saat itu, ia tak sendiri. Ia mengikuti parade bersama dengan teman baiknya, Chef Priscil dan kekasihnya, Vicko.

"Pokoknya ada, deh. Sudah, ya," imbuh Aming sembari berlalu.

Meski begitu, Aming sempat diwawancarai eksklusif oleh VOA Indonesia. Hanya kepada media tersebut, Aming mau buka suara terkait kehebohan yang ia buat bersama komunitas LGBT di AS.

"Saya itu ada di Amerika dari tanggal 23 Juni. Tujuannya ada tiga. Pertama mencari sekolah S2. Terus mau bikin usaha bareng sahabat-sahabat saya, Chef Priscil dan Vicko. Dan, ketiga saya mau berkesenian di sini. Nah, tiba-tiba ada teman saya bilang, 'Ming ayo ikut, ada NYC Pride (parade NYC)'. Bukan Gay Pride. Artinya ini adalah parade bagi publik kota New Yok untuk merayakan kebebasan berekspresi. Eh, kebetulan ini pas dengan dilegalkannya pernikahan sejenis. Ya, mana saya tahu," urai Aming dalam wawancara itu.

Lalu, VOA Indonesia menanyakan kembali kepada Aming, soal apakah dengan terlibat dalam parade LGBT itu artinya ia mendukung hubungan atau pernikahan sesama jenis?

"I don't accept. I don't refuse. But I do respect. Artinya saya tidak menolak, tidak juga mengiyakan. Tapi, saya menghormati kebebasan orang. Namanya hak dan kewajiban itu harus sama, harus balance. Jadi kalau ada yang bilang saya mendukung, wah itu tau dari mana? Saya nggak pernah ngomong seperti itu," ungkap Aming.

Aming pun membantah soal pemberitaan media di Tanah Air yang mengatakan kalau ia mendukung LGBT.

"Jadi gini, semua berita yang ada di sosial media, website, dan media cetak itu adalah berita yang mengarahkan - yang membentuk opini publik. Kok, bisa-bisanya ada tulisan seperti itu? Saya tidak pernah diwawancara. Saya juga nggak pernah langsung ditanya. Berita-berita itu sepihak tanpa konfirmasi dari saya. Tapi ya, saya sudah memaafkan mereka yang men-dzalimi saya. Mumpung bulan puasa juga, saya tidak mau banyak berkomentar. Kalau saya membalas lagi, wah nggak ada bedanya saya sama mereka, iya kan," papar Aming. (Rie)