Pihak Medis Otopsi Jenazah Putri Whitney Houston

Selasa, 28 Jul 2015 | 08.49 WIB

Pihak Medis Otopsi Jenazah Putri Whitney Houston

Foto: centroOne/Istimewa


Centroone.com - Meninggal dunianya putri mendiang Whitney Houston, Bobbi Kristina Brown masih menjadi misteri.

Adanya kecurigaan terhadap faktor kesengajaan atas meninggal dunianya Bobbi, membuat pihak medis mengotopsi jenazah perempuan yang wafat di usia 22 tahun, Minggu (26/7) waktu setempat, di Duluth Georgia, Amerika Serikat (AS) ini.

Dilansir dari laman Eonline beberapa jam lalu, Bobbi menghembuskan napas terakhirnya setelah lima bulan koma di rumah sakit.

Sehari setelah Bobbi wafat, pihak medis Fulton County pun mengharuskan otopsi jenazah Bobbi untuk mengetahui lebih lanjut penyebab kematiannya.

Hal itu dilakukan, karena sesuai dengan hukum yang berlaku di negeri Paman Sam.

"Walaupun jarak waktu antara Bobbi ditemukan tak sadarkan diri dan kematiannya cukup panjang, tapi otopsi diperlukan untuk mengevaluasi lebih lanjut kemungkinan atau faktor penyebab kematian. Kepolisian Roswell akan terus melakukan penyelidikan atas keadaan sebelum dan di TKP yang menyebabkan kematiannya," urai perwakilan pihak medis.

Kemudian pada Senin (27/7) waktu setempat, pihak medis sudah mengeluarkan pernyataan soal sebagian hasil otopsi jenazah Bobbi. Hasilnya, tak ditemukan cidera yang dinilai mencurigakan.

"Pengujian laboratorium tambahan akan dilakukan. Panggilan dari pengadilan telah dikeluarkan untuk memperoleh informasi dokumenter yang dibutuhkan. Kami belum akan melengkapi sertifikat kematian atau menentukan penyebab kematian sampai semua tes selesai dilakukan dan semua investigasi, medis, dan rekaman dokumen lainnya diterima. Proses ini akan memakan waktu beberapa pekan," lanjut pihak medis.

Sebelumnya, pihak keluarga mencurigai kekasih Bobbi, Nick Gordon yang diduga dengan sengaja membuat Bobbi tak sadarkan diri di bak kamar mandi rumahnya sampai ditemukan.

Wakil keluarga Bobbi, Bedelia Hargrove, bahkan sudah memasukkan gugatan kepada Nick ke pengadilan.

Pihak keluarga Bobbi mengklaim, kalau Nick telah melakukan kekerasan fisik hingga menyebabkan Bobbi tak sadarkan diri sejak Januari 2015 lalu.

Editor: Rie