Pusvetma Jatim Hibahkan Lahan Untuk Frontage Road

Selasa, 28 Jul 2015 | 06.00 WIB

Pusvetma Jatim Hibahkan Lahan Untuk Frontage Road

Penandatanganan hibah lahan Pusvetma ke Pemkot Surabaya. (Windhi/Centroone)


CENTROONE.COM - Rencana Pemkot Surabaya untuk membangun frontage road sisi barat berjalan cukup mulus.

Pasalnya, Pusat Veteriner Farma telah menghibahkan 1.1 hektare lahannya ke pemkot untuk pembangunan proyek jalan tersebut. Penandatanganan naskah hibah Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) yang berlokasi di Jl Ahmad Yani dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan, digelar Senin (27/7/2015) di Ballroom JW Marriott Surabaya.

Selain Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini hadir juga Direktur Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Muladno, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Riwantoro, Direktur dan Kepala UPT Lingkup Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, dan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan seluruh Indonesia.

Dalam laporannya Riwantoro menyampaikan, Pusvetma akan menghibahkan tanah seluas 1,1 hektare yang digunakan oleh Pemkot untuk pembangunan frontage road sisi barat, meliputi taman , pagar dan pos sekuriti milik Pusvetma yang nantinya akan terkena pembangunan frontage road. Wali Kota juga menyampaikan tentang tata cara yang dilakukan Pemkot saat mengadakan lelang pembangunan dan pengadaan aset di lingkungan pemerintah Kota Surabaya.

Bahwa jika Pemkot sedikit ragu akan lelang atau pengadaan dan menyebabkan pengunduran waktu, maka pihaknya akan meminta pengawalan dari kejaksaan dan kepolisian kepada para kontraktor. Sehingga nantinya tidak memunculkan stigma negatif

terhadap pelaksanaan tender di Kota Surabaya. Hal ini diapresiasi penuh oleh Direktur jenderal peternakan dan kesehatan hewan, Muladno yang dalam sambutannya menyebutkan kekagumannya terhadap solusi Pemkot Surabaya dalam penanggulangan melonjaknya harga kebutuhan pokok menjelang puasa dan lebaran.

Selain itu ia juga mengarahkan kepada seluruh pejabat di lingkungan Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan, agar meniru cara yang dilakukan Pemkot Surabaya dalam melaksanakan tender pembangunan aset dan pengadaan barang. Mengenai hibah lahan, Muladno mengatakan bahwa. dilakukan hibah untuk Pemkot Surabaya agar akses menuju Kota Surabaya semakin mudah, ia merasa harus ada sinergi di sesama badan pemerintahan, terutama untuk hal-hal yang berhubungan dengan masyarakat.

“Kami (Ditjen peternakan dan Kesehatan hewan,red) selaku sesama badan milik pemerintahan, harus saling membantu. Kebetulan lokasi Pusvetma berada di pinggir jalan, tentunya kita merasa memiliki kewajiban moral untuk membantu.

Nantinya Pemkot bersama Pusvetma juga akan bersinergi dalam kemajuan Pusvetma Kota Surabaya,” imbuh Muladno. Muladno menambahkan, nantinya Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan bernencana membangun sentra pernakan rakyat, yang berisi sekitar 1000 indukan sapi dan peternak. 

Nantinya satu sentra akan terdiri dari 1-3 desa atau 1 kecamatan dan dipimpin oleh satu manager dengan kualifikasi tingkat pendidikan strata satu dan lulusan dari fakultas peternakan dan kesehatan hewan. Kepala Pusvetma Kota Surabaya, Endhang Pudjiastuti mengatakan bahwa dengan adanya hibah ini Pusvetma selaku instansi pemerintah dapat mendukung program pemkot surabaya dalam memperlancar arus transportasi darat yang kian hari semakin padat kendaraan. Selain itu, ia juga mengharapkan agar pembangunan frontage road bisa berjalan dengan lancar.

“Kami selaku salah satu instansi pemerintah, mendukung dengan adanya hibah berupa tanah selebar 1,1 hektare milik Pusvetma. Namun, kami juga mengharapkan agar proses pelebaran jalan juga berjalan dengan lancar, jangan sampai pelebaran ini berhenti di ujung jalan,” ujar  Endhang Pudjiastuti.

oleh:Windhi A-editor:YL.antamaputra