Chris Brown 'Ditahan' Oleh Biro Imigrasi Philipina

Jumat, 24 Jul 2015 | 01.28 WIB

Chris Brown 'Ditahan' Oleh Biro Imigrasi Philipina

Foto: centroOne/Istimewa


Centroone.com - Setelah membatalkan konsernya di Indonesia, Chris Brown ternyata menuai masalah di Philipina.

Dilansir dari laman Aceshowbiz baru-baru ini, Chris sebelumnya terbilang sukses menggelar konser di Philipina. Tapi, ia tersandung masalah di negeri tersebut.

Masalah muncul bukan karena konsernya, tapi masalah lama yang diungkit lagi. Yakni, masalah pembatalan konser Chris di tahun baru 2014 lalu.

Chris dan promotornya, John Michael Pio Roda ternyata diharuskan menuntaskan masalah pembayaran akibat pembatalan sepihak konser Chris di Philipina.

Mantan kekasih Rihanna ini diundang untuk memeriahkan malam tahun baru, tapi di menit terakhir penyanyi aliran R&B ini malah membatalkan konsernya, dengan alasan paspornya hilang.

Meski pihak promotor Philipina bisa menerima alasan Chris, tapi ternyata Chris tak membayar uang kompensasi pembatalan sebagai wujud dari itikad baiknya.

Padahal, promotor lokal di Philipina mengaku sudah membayar semua fee manggung Chris. Otomatis, Chris yang seharusnya terbang melanjutkan konsernya di Hong Kong pada 22 Juli 2015 waktu setempat harus ditunda.

Keberangkatan Chris dengan jet pribadinya dihentikan oleh biro imigrasi setempat.

"Kami diminta oleh pemerintah untuk melakukan verifikasi terhadap status subyek yang mengarah pada kriminal. Jika semua sudah jelas, maka subyek akan langsung kita ijinkan untuk pergi," ujar juru bicara (jubir) biro imigrasi Philipina, Elaine Tan.

Sampai berita ini diturunkan, masih belum diketahui apakah Chris sudah menuntaskan kasusnya itu atau belum. Pastinya, kondisi Chris makin kacau karena ia diharuskan tampil di Hong Kong.

Editor: Rie