Studi: Musik Klasik Agar Bayi Pintar Ternyata Hanya Mitos

Kamis, 23 Jul 2015 | 10.48 WIB

Studi: Musik Klasik Agar Bayi Pintar Ternyata Hanya Mitos

Foto: centroOne/Istimewa


Centroone.com - Selama ini banyak mitos mengatakan, kalau memutarkan musik klasik untuk diperdengarkan kepada si kecil dalam kandungan diyakini bisa membuat bayi menjadi pintar.

Hmmm, benarkah?

Dikutip dari laman Parents, mitos ini dimulai ketika pada 1993 para peneliti menunjukkan bahwa para mahasiswa yang mendengarkan alunan Mozart bisa mengerjakan tugas yang berkaitan dengan nalar ruang (complex spatial reasoning) dengan lebih baik.

Seiring waktu, hal ini berkembang menjadi klaim bahwa efek Mozart mendatangkan pengaruh positif pada kecerdasan bayi. Padahal penelitian tersebut dilakukan terhadap mahasiswa, dan bukan terhadap bayi.

Namun bukan berarti musik tidak membawa pengaruh positif untuk bayi. Jika mendengarkan musik secara pasif tidak membuat bayi menjadi lebih pintar, tunggulah sampai si kecil lahir dan ajak dia bermain musik!

Belajar memainkan alat musik bisa meningkatkan IQ hingga 3 poin dari rata-rata. Namun sementara dia masih di dalam perut, Anda bisa mengajak si kecil 'mengobrol'.

Studi ahli saraf April Benasich dari Rutgers University yang dibuplikasikan dalam Journal of Neuroscience, 2014, membuktikan bahwa mengajak bicara bayi di dalam perut dapat mengembangkan kemampuan bahasa sejak dini.

Editor: Rie