Kuasa Hukum: Gatot Yakin Tak Terlibat Suap Hakim PTUN Medan

Kamis, 23 Jul 2015 | 12.03 WIB

Kuasa Hukum: Gatot Yakin Tak Terlibat Suap Hakim PTUN Medan

Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho (ANTARA)


CENTROONE.COM - Razman Arif Nasution, kuasa hukum Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho mengklaim bahwa kliennya sama sekali tak terlibat dalam dugaan suap kepada hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Sumut. Razman juga membantah istri, Evi Susanti terlibat dalam urusan suap yang berkaitan dengan PTUN Medan.

"Pak Gatot sebagai Gubernur Sumatera Utara merasa yakin hakulyakin tidak terlibat dalam masalah suap PTUN yang ada di Kota Medan. Pak Gatot intinya tidak terlibat dalam urusan suap atau apapun yang terkait dengan PTUN. Begitu pula dengan ibu Evi Susanti (Istri Gatot), itu saja," kata Razman di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/7/2015) malam.

Hal itu diungkapkan Razman usai Gatot menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus tersebut. Gatot sendiri enggan berbicara banyak seputar pemeriksaannya. "Posisi saya letih, jadi saya minta kepada Pak Razman saja (untuk menjelaskan)," tutur  Gatot.

Gatot pun tak bergeming saat kembali dicecar awak media terkait keterlibatan dirinya dalam suap tiga hakim dan sekretaris panitera PTUN Medan itu. Politikus PKS itu langsung memilih masuk ke dalam mobil Kijang Innova warna putih bernopol B 1429 RFN yang telah menunggu di pelataran Gedung KPK. KPK telah menetapkan enam tersangka terkait kasus itu. Salah satunya advokat senior Otto Cornelius Kaligis. KPK memastikan kasus ini tak akan berhenti di Ketua Mahkamah Partai DPP Nasdem itu.

Dalam kasus ini, Gery yang tak lain merupakan anak buah OC diduga memberikan uang suap terkait permohonan gugatan yang diajukan Pemprov Sumut melalui Kabiro Keuangan Ahmad Fuad Lubis. Gugatan ini untuk menguji kewenangan Kejaksaan Tinggi Sumut yang menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan (Sprinlidik) atas kasus dugaan korupsi Bansos dan BDB di Sumut.

Uang suap diberikan kepada tiga hakim PTUN Medan dan satu panitera yang menangani perkara tersebut. Mereka adalah Ketua majelis hakim Tripeni Irianto Putro, hakim anggota Dermawan Ginting dan Amir Fauzi serta Panitera Syamsir Yusfan. Keempatnya juga ditetapkan sebagai tersangka penerima suap. OC Kaligis dan Gery juga telah ditahan.

oleh:Rangga T-editor:YL.antamaputra