Velove Vexia Tetap Membela Sang Ayah Tidak Bersalah

Rabu, 22 Jul 2015 | 14.28 WIB

Velove Vexia Tetap Membela Sang Ayah Tidak Bersalah

Foto: centroOne/Istimewa


Centroone.com - Velove Vexia tetap yakin sang ayah, OC Kaligis tidak bersalah atas kasus dugaan suap hakim PTUN Medan, Sumatera Utara seperti yang disangkakan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Ditemu awak media di Rumah Tahanan Guntur, Jakarta Selatan belum lama ini, Velove menuturkan kalau sang ayah selama ini bekerja sesuai jalur.

Ia justru tahu berita ini untuk pertama kalinya dari berita di media-media Indonesia. Saat itu, Velove dan keluarga sedang berlibur di Australia.

"Saya pertama kali mengetahui apa yang menimpa ayah saya ini melalui berita. Namun, saya yakin papa nggak salah," ujar Velove.

Artis kelahiran Manado, 25 tahun ini mengaku juga masih belum bisa bertemu sang ayah sejak 18 Juli 2015 lalu, karena belum mendapatkan ijin dari pihak KPK untuk menjenguk sang ayah.

Ia bahkan menilai, kalau kasus yang sedang dihadapi oleh ayahnya tersebut sedikit ganjal.

"Pertama kan, menerima surat panggilan untuk menjadi saksi. Ya, aturannya dipanggil sebagai saksi, nggak mungkin keluar dari gedung ini sebagai tersangka. Suatu keganjilan juga, apalagi yang saya dengar, pemeriksaan sendiri akan dilaksanakan keesokan harinya. Bilamana seseorang bisa ditangkap, tapi BAP (berita acara pemeriksaan) sendiri bisa dilakukan. Ya jadi, banyaklah keganjilan yang kami sekeluarga rasakan. Katanya, memiliki beberapa bukti, tapi kami tidak melihat bukti yang kuat," urai Velove.

Velove un berharap agar kasus sang ayah bisa tuntas, karena ia tetap yakin bahwa sang ayah sama sekali tidak bersalah dalam kasus ini.

"Kami semua merasa sedih, tapi ya saya mohon juga minta doanya biar cepat selesai. Ini cobaan bagi keluarga kami, tapi kami yakin papa nggak bersalah," ucap Velove.

Velove juga mengungkapkan kesedihannya, karena ia dan keluarga besar masih belum bisa menjenguk sang ayah untuk memberikan support dan bicara langsung secara empat mata.

"Pasti sedih ya, Lebaran itu kan momen di mana keluarga kami kumpul. Keluarga kami kan memang besar, ada yang di luar kota juga. Jadi, momen Lebaran kami manfaatkan untuk kumpul. Nggak hanya keluarga, tapi orang kantor juga (kantor pengacara OC Kaligis and Associates). Kami, dan saya sendiri, merasa kehilangan papa pada momen Lebaran tahun ini," tutur Velove.

Ia mengaku kecewa atas insiden ini.

"Pasti kecewa, kemarin semua dengar kalau hari ini bisa dan boleh ketemu karena momen Lebaran. Tapi, sekarang belum boleh. Katanya, baru boleh nanti, hari Kamis (23/7) besok. Ya, kita lihat saja hasilnya besok Kamis gimana," tukas Velove.

Ia sendiri terakhir kali berkomunikasi dengan sang ayah saat OC Kaligis berada di Bali sebelum ditangkap KPK sebagai tersangka.

"Waktu itu papa di Bali ada urusan, lagi ada sidang. Habis itu kayaknya pas sudah diurus KPK, semua komunikasi terputus," pungkas Velove. (Rie)