Kapolri : Penembakan Sesuai Prosedur

Selasa, 21 Jul 2015 | 21.28 WIB

Kapolri : Penembakan Sesuai Prosedur

Kapolri Jendral Badrodin Haiti (ANTARA)


CENTROONE.COM - Perayaan Idul Fitri, Jumat, (17/05/2015)  diwarnai dengan percikan darah. Di sebelah timur Indonesia, tepatnya di Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, sejumlah kaum muslim yang hendak melakukan sholat Idul Fitri diserang oleh sejumlah warga tidak dikenal. 

Akibat insiden itu, 1 orang tewas dan belasan lainya luka-luka.  Laporan menyebutkan aksi penyerangan dipicu oleh emosi warga yang mendengar tembakan , saat melakukan protes digelarnya shalat Ied.

Terkait penembakan dalam insiden itu,  Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan penembakan yang dilakukan aparat keamanan TNI/Polri terhadap penyerang warga muslim sudah sesuai prosedur di mana aparat keamanan saat itu dalam kondisi terdesak karena massa yang diduga dari organisasi Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Tolikara gagal bernegosiasi dengan warga Muslim disana.

"Tidak perlu penembakan itu ada perintah. Kondisi yang mengharuskan dia menembak, itu bisa saja," tegas Badrodin di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2015).

Badrodin menambahkan, Polri akan bertanggungjawab apabila memang anggotanya terbukti melakukan penembakan yang mengakibatkan satu orang tewas dan 11 lainnya terluka. "Ya aparat keamanannya lah (tanggung jawab). Ya harus dipertanggungjawabkan, penanggungjawabnya polisi," pungkas Badrodin. bbs