Kenapa Pria Akhirnya Memilih Selingkuh?

Selasa, 21 Jul 2015 | 10.00 WIB

Kenapa Pria Akhirnya Memilih Selingkuh?


Pertanyaan tersebut sering terlontar dari mulut para wanita. Padahal, apa yang ia lakukan itu sudah dirasa yang terbaik untuk pasangan.

Tapi, siapa sangka - apa yang menurutnya baik, belum tentu baik juga di mata pasangan. Nah, profesor dari Marymount Manhattan College, Marcella Bakur mengungkapkan kenapa pria akhirnya memilih jalan untuk selingkuh:

Egonya Terusik
Tanpa sadar, mungkin kita sering membandingkannya dengan pria lain, misalnya dengan kata-kata: "Kamu kaya' si A dong..." atau "Wah, si A keren ya, punya mobil baru." ini bisa membuat egonya terusik, merasa tak dihargai, dan kehilangan power.

Iseng
Banyak pria yang mengaku selingkuh, karena iseng. Padahal, selingkuh adalah pilihan. Memilih untuk mengkhianati dan menyakiti. Kalau ia gentle, lebih baik minta putus daripada main belakang, kan?

Cinta Sesaat
Walau tak pernah selingkyh secara fisik, sayang-sayagan saat chating bisa saja terjadi. Biasanya, ini hanyalah euforia sesaat dan tak sampai ke tahap jadian.

Mereka Diduakan
Sebagian besar pria akan merasa tak nyaman saat kekasihnya lebih sibuk atau lebih sukses dibanding dirinya. Maka itu, sesibuk apapun, tetapkan waktu untuk bisa bertemu dan berbagi cerita dibanding ia curhat ke perempuan lain.

Niat
Banyak pria yang menggunakan perselingkuhan untuk bisa putus dengan kekasihnya. Makanya, jelilah melihat perubahan kekasih. Bila ia mulai bersikap 'dingin', mulailah berbicara dari hati ke hati. Bila ada masalah, segera selesaikan, sehingga tak menjadi bom waktu.

Sumber: Chic - Editor: Ary Nugraheni