PPDP Lakoni Bimtek Untuk Coklit Penduduk

Kamis, 16 Jul 2015 | 07.00 WIB

PPDP Lakoni Bimtek Untuk Coklit Penduduk

Pelaksanaan Bimtek PPDP di beberapa kecamatan. (Windhi/Centroone)


CENTROONE.COM - Proses rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sudah dirampungkan KPU Kota Surabaya.

Selanjutnya, para petugas yang telah dibentuk ini akan mulai melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap DP4 atau Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu yang sebelumnya telah diterima dari Kementerian Dalam Negeri.

Pelaksanaan coklit dijadwalkan pada 15 Juli 2015 dan akan tuntas pada 19 Agustus 2015. Menurut Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Pengembangan Informasi Nur Syamsi, para PPDP yang telah direkrut telah menjalani Bimtek (Bimbingan Teknis) agar memahami  bagaimana melaksanakan coklit di lapangan.

Bimtek ini diselenggarakan di sejumlah kecamatan seperti di Kecamatan Semampir, Simokerto, Bubutan, Pabean Cantikan, Tenggilis Mejoyo, dan kecamatan-kecamatan lain di Surabaya. Selama pelaksanaan coklit, para PPDP akan mendatangi rumah-rumah warga dan melakukan verifikasi atas DP4.

“Kalau ada nama di DP4 yang ternyata orangnya sudah meninggal dunia atau pindah rumah, namanya akan dicoret dari DP4. Begitu juga kalau ada yang baru memiliki hak memilih di tahun ini, akan ditambahkan namanya ke DP4,” kata Nur Syamsi.

Setelah nama-nama pemilih potensial di rumah yang didatangi oleh PPDP terverisikasi, di rumah tersebut PPDP akan menempelkan stiker. Sedangkan kepada penghuninya, akan diberikan tanda bukti pendaftaran sebagai pemilih. “Stiker ini sebagai tanda bahwa di rumah itu data pemilih sudah diverifikasi oleh PPDP,” lanjutnya.

KPU berharap, selama proses verifikasi, masyarakat  bekerjasama dan bersedia memberi data-data yang dibutuhkan PPDP. Dengan demikian, DPT akan disusun berdasarkan verifikasi ini akurat.

Syamsi menambahkan, akurasi DPT penting karena akan dipergunakan sebagai dasar dalam penyediaan logistik seperti jumlah surat suara. Selain itu, DPT juga akan menjadi variabel dalam mengukur tingkat partisipasi dalam Pilwali. 


oleh:Windhi A-editor:YL.antamaputra