Dana Hibah Pilkada Serentak Diharap Beres Pasca Lebaran

Rabu, 15 Jul 2015 | 20.00 WIB

Dana Hibah Pilkada Serentak Diharap Beres Pasca Lebaran

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (ANTARA)


CENTROONE.COM - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berharap urusan Nota Perjanjian Dana Daerah (NPHD) atau disebut dana hibah untuk penyelenggaraan pilkada serentak dapat dirampungkan setelah Lebaran.

Pasalnya, jika hal itu dirampungkan makan dana yang diambil dari APBD itu akan disalurkan ke seluruh unsur-unsur terkait penyelenggaraan pemilu, termasuk kepolisian terkait dengan pengamanan.

"Kemarin kita panggil 8 kepala daerah, yang datang baru 2. Sisa 6 kepala daerah, kita panggil 4 hari ini, sisanya dua setelah lebaran kita panggil. Mudah-mudahan habis lebaran 269 kepala daerah sudah NPHD semua. Termasuk kami mau menyisir kembali beberapa daerah yang belum mengoptimalkan mengenai dukungan bantuan anggaran keamanan," ucap Tjahjo di kantor Inspektorat Jenderal Kemendagri, Jakarta, Rabu (15/7/2015).

Tjahjo pun meminta agar kepolisian bisa lebih 'luwes'. Dimana, kepolisian tetap memaksimalkan pengamanan tanpa harus terbentur dengan ?keterbatasaan dana yang tersedia. "Meskipun kepolisisan sudah ada (kesepakatan) dengan Kemenkeu (soal dana), kepolisian juga luwes tidak harus anggarannya sekian-sekian yang tersedia," tutur Politikus PDI Perjuangan itu.

Disisi lain, sambung Tjahjo, pihaknya juga telah melakukan antisipasi berkaitan dengan keamanan. Mengingat, masih banyak daerah rawan konflik dalam penyelenggaraan pilkada. Sebab itu antisipasi yang dilakukan salah satunya untuk memetakan daerah-daerah rawan konflik tersebut.

"Antisipasi, dengan BIN (Badan Intelijen Negara) kemarin, mempetakan daerah-daerah yang kemungkinan ada muncul konflik, karena konflik pilkada lebih besar dimungkinkan daripada Pemilu Legislatif atau Pemilu Presiden. Kepolisian juga BIN kumpul bersama kemarin, siap mengamankan pilkada serentak. Jadi secara prinsip masalah dana sudah cukup tercukupi. Kalau toh ada uangnya belum dikeluarkan, itu kan teknis dan administrasi," tandas Tjahjo.

oleh:Rangga T-editor:YL.antamaputra