Ini Isi Kesepakatan Damai Dua Golkar

Sabtu, 11 Jul 2015 | 19.38 WIB

Ini Isi Kesepakatan Damai Dua Golkar

Ketua Golkar periode 2004-2009 Jusuf Kalla (tengah), Ketua Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono (kedua kiri), Ketua Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie (kedua kanan) serta kedua sekjen Zainudin Amali (kiri) dan Idrus Marham saat penandatanganan islah terbatas di Rumah Dinas Wapres Jakarta, Sabtu (11/7). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc/15.


CENTROONE.COM - Kubu Partai Golkar versi Munas Ancol dan Munas Bali kumpul bersama di rumah dinas Wakil Presiden, Jusuf Kalla, Sabtu (10/7/2015). Kedua kubu itu sepakat menandatangani islah terbatas dalam menghadapi Pilkada serentak yang akan segera digelar Desember 2015 mendatang.

Berikut Isi kesepakatan tersebut adalah sebagai berikut :
Sebagai pelaksanaan dari kesepakatan yang pertama 30 Mei 2015, khususnya pasal 4 tentang pendaftaran calon ke KPU, dispakati hal-hal, sebagai berikut :

1. Tim penjaringan bersama bekerja untuk menetapkan calon-calon Gubernur, Bupati dan Walikota secara bersama di setiap daerah pemilihan.

2. Apabila ada daerah yang berbeda calon dari masing-masing pihak dan tidak bisa disatukan secara musyawarah, maka dilaksanakan dengan survei atau cara demokratis yang lain untuk disetujui bersama, dimana calon yang paling tinggi suaranya menjadi calon yang disetujui.

3. Pengurus DPP, DPD l atau DPD ll masing-masing-masing pihak dengan terkoordinasi mengajukan surat pendaftaran secara terpisah dengan satu pasangan calon yang sama, hasil TlM bersama ke KPU atau KPUD masing-masing daerah pemilihan setelah mendaptkan penetapan dari tim penjaringan tingkat pusat

4. Status kedua Pengurus tetap berjalan bersama sampai dengan keputusan pengadilan yang bersifat tetap atau dicapai islah yang penuh.


oleh:Rangga T-editor:YL.antamaputra