Terancam Mati, Wanita Ini Memohon Payudara Raksasanya Diangkat

Sabtu, 11 Jul 2015 | 19.00 WIB

Terancam Mati, Wanita Ini Memohon Payudara Raksasanya Diangkat

Dee - Stein (IST)


CENTROONE.COM  - Operasi plastik memiliki resiko efek samping besar.  Saat implan yang ditanamkan rusak atau pecah, bisa-bisa nyawa ikut terancam. Seperti yang dialami Dee Stein, mantan penari telanjang berusia 53 tahun asal Amerika Serikat. 

20 tahun lalu, Dee nekat melakukan operasi implan payudara untuk membantunya mendapatkan banyak orang di industri hiburan. Dee memiliki implan double-lumen itu dimasukkan ke dalam sekitar 20 tahun yang lalu. Lumen internal terdiri dari silikon dan lumen eksternal diisi dengan saline.

Namun setelah dua dekade, implan payudara Dee ternyata rusak dan membuat ia menderita. Dalam acara E! Botched, Dee menunjukkan kepada dokter Paul Nassif dan Terry DuBrow bagaimana bagian saline dalam implan payudara kiri telah pecah dan kempes, sedangkan payudara lainnya adalah menjadi besar dan menyakitkan. 

"Ini adalah pasien berisiko tinggi yang paling menantang dalam karir saya.Tubuh manusia bahkan tidak dilengkapi untuk menangani jenis ekspansi volume ini pada jaringan payudara" Dr DuBrow mengatakan dalam sebuah potongan acara itu seperti dilansir dari Metro.

Menurut Dr Dubrow kondisi Dee sangat mengenaskan. Selain kesakitan, kondisi payudaranya bisa membuat Dee berada dalam keadaan gawat darurat medis kapanpun.  Namun untuk operasi sendiri menyimpan resiko yang tidak kecil.   "Dalam beberapa hari ini bisa darurat medis besar besar untuknya. 'Seluruh payudara akan mati. " ujar Dr Nassif.

Beruntung bagi Dee, kedua dokter bedah itu mampu menyelamatkannya dan Dee memiliki payudara normal dengan ukuran DD  

oleh:William-editor:YL.antamaputra