Lurah-Camat Diminta Waspada Serbuan Anjal, Orang Gila, Dan Pengemis

Selasa, 30 Jun 2015 | 22.00 WIB

Lurah-Camat Diminta Waspada Serbuan Anjal, Orang Gila, Dan Pengemis

Walikota Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya (Windhi/Centroone)


CENTROONE.COM- Peningkatan pengawasan dan kewaspadaan di lingkungan saat ini memang dibutuhkan. Hal ini menurut Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, menjadi tanggungjawab para camat dan lurah di masing-masing wilayah.

Apalagi hal ini terkait jelang Hari Raya Idul Fitri 1436H. Selain bertambahnya pendatang baru, Lurah dan Camat diminta mewaspadai keberadaan orang gila, pengemis dan anak jalanan yang biasanya meningkat selama Ramadhan.

Terkait keberadaan orang gila, pengemis dan anak jalanan yang masuk ke Surabaya, Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Supomo mengatakan, selama Ramadhan ini, pihaknya sudah mengamankan 76 orang yang masuk wilayah Surabaya. “Tolong diwaspadai kawasan perbatasan, di terminal atau di kawasan masjid. Kalau ada yang tertangkap mengemis, dibawa ke Liponsos,” ujar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ketika memberikan pengarahan kepada para camat dan lurah di acara rapat koordinasi yang digelar di Graha Sawunggaling, lantai VI Pemkot Surabaya, Selasa (30/6/2015).

Wali kota menengarai, para pengemis, orang gila dan anak jalanan tersebut tidak masuk begitu saja ke Surabaya. Namun, ada pihak tidak bertanggung jawab yang sengaja membawa dan menaruh mereka ke Surabaya. Ini karena jumlahnya yang seperti tidak ada habisnya meskipun rutin digelar penertiban.

“Selama ini kita kucing-kucingan dalam mengatasi masalah ini. Saya ingin menemukan yang bawa mereka. Dia bisa kena pasal trafficking. Saya bisa perkarakan itu,” sambung mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan ini.

Wali kota yang telah meraih banyak penghargaan level nasional dan internasional ini juga menekankan pentingnya surat edaran untuk mengingatkan tentang bahaya kebakaran. Para lurah dan camat diminta untuk mengecek kesiagaan penjagaan kampung-kampung dan juga perumahan. Termasuk juga kawasan pergudangan, rumah toko juga pemilik mal dan usaha foto copy.  



oleh:Windhi A-editor:YL.antamaputra