Suap Politikus PDIP Tanah Laut, KPK Periksa Dirut PT Indomineral

Senin, 29 Jun 2015 | 13.48 WIB

Suap Politikus PDIP Tanah Laut, KPK Periksa Dirut PT Indomineral

Ilustrasi suap (foto : ist)


Centroone.com - Direktur Utama PT Indomineral, Suparta diagndakan diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (29/6/2015). Suparta akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap izin usaha pertambangan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha mengatakan, Suparta akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anggota Komisi IV DPR, Adriansyah. "Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Adriansyah," ucap Priharsa Nugraha.
Manajer Keuangan PT Mitra Maju Sukses (MMS), Margaretta, Operational Trading Manager PT MMS, serta Budi Santoso Simin selaku karyawan PT MMS juga diagendakan diperiksa. Mereka akan menjadi saksi untuk Adriansyah.
Dalam perkara suap PT MMS ini, KPK sudah menetapkan dua tersangka. Mereka adalah anggota DPR Fraksi PDIP sekaligus mantan Bupati Tanah Laut, Adriansyah dan Direktur PT MMS, Andrew Hidayat. Keduanya diciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK  pada Kamis 9 April 2015 lalu.
Saat penangkapan mereka berdua, lembaga antirasuah juga ikut mengamankan salah satu anggota Polsek Menteng, Agung Krisdiyanto. Saat OTT, KPK berhasil mengamankan sejumlah uang suap yang terdiri dari pecahan seribu dollar Singapura sebanyak 40 lembar, 485 lembar pecahan Rp100 ribu, lalu 147 lembar pecahan Rp50 ribu.
Akibat perbuatannya, Adriansyah diduga melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat (2) juncto Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. Sedangkan Andrew Hidayat sebagai pemberi suap diduga melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.
 
Oleh : Rangga Tranggana / Editor : Adi Cahyo