Sudah Saatnya Jokowi Depak Menteri Berkinerja Buruk

Minggu, 28 Jun 2015 | 09.00 WIB

Sudah Saatnya Jokowi Depak Menteri Berkinerja Buruk

Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wapres Jusuf Kalla (kedua kiri) memimpin rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (25/6). ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf


CENTROONE.COM - Ketua DPP PAN, Yandri Susanto menyarankan agar Jokowi harus segera melakukan perombakan kabinet. Perombakan itu, kata Yandri, bukan karena suka atau tidak terhadap menteri yang harus diganti.

"Usul kita reshuffle, itu kebutuhan. Bukan masalah orang tidak suka atau tidak, itu kebutuhan bangsa ini," tandasnya.

Menurut Yandri, rakyat yang akan dirugikan  jika tetap mempertahankan menteri yang tak mampu bekerja. Jokowi, sambung Yandri, juga akan terkena imbasnya. "Kita yang punya saham di republik kan tidak mau. Pak Jokowi yang diberi mandat, mari momentum ini dimanfaatkan," terang dia.

Sebab itu, sekalipun berasal dari partai pengusungnya pada pilpres 2014 lalu, Jokowi tidak boleh takut mendepak menteri yang tidak menunjukkan kinerja menggembirakan. Pasalnya, rakyat yang mememilih langsung presiden.

"Dengan mandat penuh dari rakyat, itu tidak perlu ragu (mengganti menteri)," ujar Yandri. Apalagi, sambung Yandri, Jokowi telah memberikan kesempatan kepada menteri dari partai-partai pendukung. Akan tetapi jika mereka tidak menunjukkan kinerja yang baik dan piawai memimpin maka harus segera diganti.

"Kan sekarang parpol pendukung sudah diberikan kesempatan, kalau menurut Jokowi tidak becus dan layak diganti, ini saatnya. Ke depan, Jokowi tidak perlu pandang parpol a atau b, pendukung atau bukan, profesional atau bukan, tunjuk yang betul-betul memberikan harapan, cakap, bisa lalukan perbaikan dan patuh pada presiden. Jangan patuh kepada bos partai. Ini bisa dari KIH dan KIP," tandas Yandri.

oleh:Rangga T-editor:YL.antamaputra