Janji Jokowi Tak Bagi-bagi Kekuasaan Cuma Isapan Jempol

Sabtu, 27 Jun 2015 | 18.34 WIB

Janji Jokowi Tak Bagi-bagi Kekuasaan Cuma Isapan Jempol

Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wapres Jusuf Kalla (kedua kiri) memimpin rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (25/6). ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf


CENTROONE.COM - Kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dinilai tidak memberikan harapan yang besar. Bahkan, kabinet Jokowi tidak lebih baik dari era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hal itu disampaikan Ketua DPP PAN Yandri Susanto dalam diskusi "Menteri Menghitung Hari" di Cikini, Jakarta, Sabtu (27/6/2015).

Menurut Yandri, Jokowi bahkan terkesan mengembar-gemborkan janji belaka. Janji Jokowi tak ada bagi-bagi kekuasaan dinilai hanya isapan jempol belaka.

"Publik khususnya para anggota DPR melihat pasti tidak akan ada kejutan yang mengarah lebih baik dari SBY. Digembar-gemborkan oleh Jokowi tidak ada bagi-bagi kekuasaan, ternyata itu langsung dipertontokan oleh Jokowi dengan bagi-bagi kekuasaan. Itu menurut saya awal kelemahan Pak Jokowi," ucap Yandri dalam diskusi "Menteri Menghitung Hari" di Cikini, Jakarta, Sabtu (27/6/2015).

Yandri pun mempertanyakan kepemimpinan Jokowi sebagai presiden terhadap para menteri. Hal ini terkait kendali Jokowi terhadap menteri di kabinet. "Kita tidak boleh menyalahkan semata-mata menterinya, tapi kepemimpinan Jokowi patut dipertanyakan. Misalnya, benar enggak mengendalikan menteri-menterinya," tutur Sekretaris Fraksi PAN itu.

Hal itu mulai terlihat dari koordinasi antar menteri semakin lemah.Dimana dapat terlihat dari silang pendapat mengenai Kartu Sakti.  "Intinya menurut saya diawali dengan kabinet yang tidak menjanjikan," ungkap Yandri. Yandri menenggarai, para menteri lebih sering melapor kepada bos partainya dibandingkan ke Jokowi. "Ini harus diatasi oleh Pak Jokowi," tegas Yandri.

 oleh:Rangga T-editor:YL.antamaputra