Kepala Korban Tertancap di Pagar, 1 Pelaku Tertangkap

Sabtu, 27 Jun 2015 | 06.33 WIB

Kepala Korban Tertancap di Pagar, 1 Pelaku Tertangkap

pabrik yang diserang teroris dan kepala yang tertancap di Pagar (IST)


CENTROONE.COM - Prancis kembali diguncang teror. Sebuah pabrik dekat Grenoble, Tenggara, Prancis, Jumat, (26/6/2015) diserang sebuah kelompok yang terdiri dari 2 orang, mengakibatkan 1 orang tewas, dengan kondisi kepala terpenggal serta beberapa lainnya luka-luka.  

" Korban ditemukan tanpa kepala dipenuhi dengan tulisan," ujar  Presiden Perancis, Francois Hollande  dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari  The Liberation.

Laporan dari pihak kepolisian setempat menyatakan kepala sang korban yang dipenggal dipenuhi oleh tulisan berbahasa Arab dan ditancapkan di pagar kawat di depan pabrik. 

Sementara itu menurut  Menteri Dalam Negeri Perancis Bernard Cazeneuve salah satu pelaku serangan  telah berhasil diamankan oleh kepolisian setempat. Sang pelaku, seorang wanita yang diidentifikasi bernama Yassin Sahli, seorang sopir profesional berusia 35 tahun yang tinggal di pinggiran kota Lyon, menurut laporan sejumlah media Perancis.



Cazeneuve menyatakan bahwa pelaku tidak memiliki catatan kriminal, namun telah berada dalam radar kepolisan dan dikategorikan sebagai orang yang "diduga teradikalisasi" sejak 2006.

Kala itu, status pelaku diberi label "S", singkatan untuk "State Security" atau mereka yang diduga mengancam "keamanan negara." Pelabelan ini merupakan salah satu dari 21 subkategori catatan tertua di Kepolisian Perancis terkait buronan, yang dibuat sejak 1969 dan mencakup 400 ribu nama, mulai dari bandit hingga buronan penjara .

Serangan ini menjadi serangan terbesar kedua pada tahun ini, setelah tragedi tiga hari di Perancis pada Januari lalu di kantor majalah satire Charlie Hebdo dan swalayan Yahudi. Sebanyak 17 orang tewas dalam kejadian tersebut. bbs