Ahok Haramkan Mobdin Dipakai Mudik

Jumat, 26 Jun 2015 | 05.00 WIB

Ahok Haramkan Mobdin Dipakai Mudik

Mobil dinas milik pemkot Surabaya


CENTROONE.COM - +Kebijakan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi yang mengijinkan mobil dinas dipakai mudik sudah pasti tidak akan diterapkan di Jakarta. 

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan bahwa mobil dinas yang dimiliki Pemprov DKI hanya diperuntukkan bagi keperluan pelayanan warga Jakarta dan dilarang untuk mudik,.  "Enggak boleh (mobil dinas digunakan untuk mudik). Sama seperti tahun kemarin, kan juga tidak boleh.Pemeliharaan mobil dinas tanggung jawab Pemprov DKI. Artinya, memang buat dinas atau bekerja (untuk keperluan Pemprov)" ujar Ahok, Kamis (25/6/2015).

Ahok  juga menegaskan bahwa Pemprov DKI akan mengeluarkan sanksi apabila ada PNS yang kedapatan menggunakan mobil dinas untuk mudik. Sebab menurutnya, mobil tersebut merupakan fasilitas negara dan tidak untuk keperluan pribadi. Sanksi itu, menurut Ahok, bisa berupa disiplin sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS, mulai dari teguran secara lisan hingga tertulis.

Orang nomor satu di pemerintahan Jakarta ini juga menyarankan kepada seluruh PNS DKI yang ingin mengunjungi kampung halaman pada momen Hari Raya Idul Fitri, untuk bisa menggunakan angkutan umum, baik itu pesawat, kereta api maupun bus. "Itu kan mobil dinas. (Mudik) Bisa sewa atau naik kereta saja," ujarnya.