Menteri Agama Tegaskan Tidak Ada Penistaan Agama Oleh KPK

Jumat, 26 Jun 2015 | 01.00 WIB

Menteri Agama Tegaskan Tidak Ada Penistaan Agama Oleh KPK

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kiri) bersama Plt. Ketua KPK Taufiequrachman Ruki (kanan) di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (25/6). ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma


CENTROONE.COM -Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin memaklumi bahwa para tahanan tak bisa leluasa melakukan ibadah seperti orang biasa melaksanakan ibadah. Sebab, pada saat menjadi tahanan setiap kegiatan seperti ibadah sudah diatur dalam Undang-undang.

Demikian disampaikan menteri Lukman di gedung KPK, Jakarta, Kamis (25/6/2015). Terkait aturan itu juga berlaku terhadap pesakitan KPK yang ditahan di Rutan POMDAM Guntur, termasuk salah satunya Mantan Mentri Agama, Suryadhrma Ali yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji.

"Jadi itu semata mata untuk aturan yang diberlakukan di rutan Guntur yang menyebabkan memang orang yang ada disana tentu tidak bisa leluasa seperti orang biasa melaksanakan ibadah seperti dimushola dan tempat lainnya," ujar Lukman.

Karena itu, dipastikan Lukman, bahwa KPK tak melakukan penistaan agama bagi para tahanan. Penilaian itu disampaikan Lukman setelah berbincang dan mendapat penjelasan yang utuh dari pimpinan KPK. "Kebetulan saya juga ketemu dengan ketua KPK saya juga menanyakan tadi dan sudah mendapatkan jawaban yang clear. Bahwa Pak ketua KPK mengatakan sama sekali tidak ada penistaan agama apalagi pembatasan seseorang untuk ibadah," tandas Lukman.

Sebelumnya, KPK menenggarai mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) sengaja menggemborkan isu penistaan agama guna mendapatkan penangguhan penahanan. Lembaga antirasuah ini menduga isu tersebut sengaja dihembuskan untuk mencari-cari alasan. "Jangan isu-isu pelarangan dan penistaan agama dijadikan alasan untuk penangguhan dikabulkan," tegas Pelaksana Tugas Ketua KPK Taufiequrachman Ruki, di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2015).

oleh:Rangga T-editor:YL.antamaputra