Awas Uang Palsu Beredar di Pasar Tradisional

Senin, 22 Jun 2015 | 07.00 WIB

Awas Uang Palsu Beredar di Pasar Tradisional

Ilustrasi uang palsu (foto : ist)


Centroone.com – Kebutuhan meningkat jelang Lebaran, dimanfaatkan pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Dalam hal ini oknum pembuat uang palsu yang mengedarkan bukti kejahatan mereka di pasar-pasar tradisional.

Hal ini dilakukan dalam sidak bang Indonesia kawasan Kalimantan Timur. Lemahnya pengawasan dan tingginya transaksi diyakini mempermudah peredaran uang palsu di berbagai pasar-pasar tradisional.

Bangk Indonesia cabang Kalimantan Timur sendiri melakukan inspeksi sejak Januari hingg Mei 2015. Dengan uang palsu yang didapat dalam penelusuran mencapai Rp 14,64 juta.

Dalam temuannya, bank Indonesia mendapati pecahan Rp 100.000 sebanyak 92 lembar dengan nilai Rp 9,2 juta, pecahan Rp 50.000 sebanyak 108 lembar dengan nilai Rp 5,4 juta, dan pecahan Rp 20.000 dua lembar.

Jumlah tersebut dipercaya akan masih bertambah seiring dengan bertambahnya waktu. Hal ini disampaikan oleh Kepala BI Kantor Perwakilan Kaltim Mawardi BH Ritonga. Di Kalimantan Timur, temuan uang palsu sendiri sebagian besar ditemukan di pasar tradisional di Samarinda.

Pedagang yang tak memiliki alat pelacak uang palsu, membuat peredaran Upal di kawasan ini sangat mudah terjadi.


Oleh : Adi Cahyo