Usulan JK Soal Kantor Dinilai Ical Tidak Rasional

Minggu, 14 Jun 2015 | 01.00 WIB

Usulan JK Soal Kantor Dinilai Ical Tidak Rasional  <br>

Aburizal Bakrie bersama Agung Laksono (ANTARA)


CENTROONE.COM -  Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie mengkritik saran yang diajukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait Kantor DPP Golkar. Ical menyebut saran yang disampikan mantan Ketua Umum Partai Golkar itu tidak rasional.

"JK sampaikan dua pilihan, kantor digunakan bersama, atau kantor digembok bersaman tidak masuk akal dan tidak rasional," ucap Aburizal dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VIII‎ di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (13/6/2015).

Jusuf Kalla sebelumnya memberikan saran Kantor DPP Partai Golkar di kawasan Slipi Jakarta Barat, digunakan secara bersama-sama kubu ARB dengan Agung Laksono, atau dikunci bersama-sama. Dikatakan Ical, kantor DPP tersebut sempat dikuasai oleh kelompok orang yang berbaju Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) pada 24 November 2014 silam. APMG itu, kata Ical, ditugaskan oleh oknum yang mengatasnamakan diri pengurus DPP.

Polisi selang beberapa hari kemudian, melakukan razia. Dari razia di kantor DPP, ditemukan dan disita enjata tajam serta bom molotov. "Saya memutuskan untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang sama anarkisnya dengan tindakan yang dilakukan pihak sana," ujar Ical.

Ical lebih lanjut mengklaim telah mengirim surat kepada Kepolisian setelah ada putusan dari PN Jakarta Utara terkait kepengurusan Golkar. Akan tetapi belum ada langkah dari kepolisian terkait hal tersebut. "Padahal putusn pengadilan jelas mengatakan bahwa yang berhak adalah DPP hasil Munas Pekanbaru," tandas Ical.



oleh:Rangga T-editor:YL.antamaputra