Kembali Berstatus Tersangka, BB Kembali Disita

Rabu, 10 Jun 2015 | 14.36 WIB

Kembali Berstatus Tersangka, BB Kembali Disita <br>

Mantan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin berbincang dengan kader Partai Demokrat Sulawesi Selatan di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/5). ANTARA FOTO/Zabur Karuru/Rei/ama/15.


CENTROONE.COM - Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) atas nama mantan Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin kembali diterbitkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dengan begitu, Sirajddin kembali menyandang status tersangka.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha membenarkan penerbitan sprindik itu. Sprindik tersebut kembali diterbitkan oleh KPK lantaran Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebelumnya mengabulkan praperadilan Ilham Arief.

Hakim tunggal Yuningtyas Upiek Kartikawati yang memimpin sidang, menyatakan penetapan tersangka Ilham oleh KPK tidak sah. "Sudah (kembali menerbitkan Sprindik," ucap Priharsa, Rabu (10/6/2015).

Priharsa Nugraha membenarkan telah dilakukan kembali penyitaan barang bukti. Barang bukti yang kembali disita itu berada di 2 lokasi, yakni di PDAM dan PT Traya Makassar. "Benar disita kembali," kata Priharsa Nugraha mellaui psan singkat, Rabu (10/6/2015).

KPK sebelumnya telah menetapkan Ilham Arief Sirajuddin sebagai tersangka bersama Direktur Utama PT Traya Tirta, Hengki Widjadja dalam kasus dugaan korupsi terkait kerja sama kelola dan transfer untuk instalasi PDAM Kota Makassar.

Keduanya diduga melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.


Tak terima, Ilham kemudian mengajukan gugatan praperadilan. Gugatan itu dikabulkan Hakim tunggal Yuningtyas Upiek Kartikawati.



oleh:Rangga T-editor:YL.antamaputra