Putusan Praperadilan Hadi Poernomo Dibanding KPK

Senin, 01 Jun 2015 | 18.00 WIB

<strong>Putusan Praperadilan Hadi Poernomo Dibanding KPK</strong>

Hadi Poernomo (foto : ist)


Centroone.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengajukan banding atas putusan Hakim Haswandi yang mengabulkan gugatan praperadilan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Hadi Poernomo.

Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua KPK, Johan Budi SP mengatakan upaya banding itu telah diputuskan dalam rapat dengan pimpinan dan tim hukum KPK.

"Kami tadi baru saja memutuskan dalam rapat dengan pimpinan dan tim hukum akan melakukan upaya banding untuk putusan praperadilan HP (Hadi Poernomo)," ujar Johan, Senin (1/6/2015).

KPK, kata Johan, baru akan menyampaikan perlawanan hukum banding tersebut pada hari ini. "Kemungkinan sore ini disampaikan ke pengadilan. Memori banding belum, baru menyatakan banding," tandas Johan.

Hakim Tunggal Haswandi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebelumnya mengabulkan gugatan praperadilan dari tersangka Hadi Poernomo. Putusan itu membuat KPK kembali kalah dalam praperadilan setelah putusan Komjen Pol Budi Gunawan dan mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin.

Hadi Poernomo sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka keberatan pajak BCA sejak 21 April 2014 oleh KPK. Perbuatan melawan hukum yang dilakukan Hadi dengan menerima seluruh permohonan keberatan wajib pajak atas SKPN PPH PT BCA Tbk. tahun 1999 yang diajukan pada 17 Juli 2003. Akibat perbuatannya itu, Hadi disangkal Pasal 2 ayat (2) dan atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.


Oleh : Rangga Tranggana / Editor : Adi Cahyo