Pemerintah Ambil Alih, Tim Transisi Kembali Aktif

Minggu, 31 Mei 2015 | 08.36 WIB

Pemerintah Ambil Alih, Tim Transisi Kembali Aktif <br>

Menpora Imam Nahrawi menunjukkan Buku Cetak Biru dan Peta Jalan tentang Persepakbolaan di Indonesia usai mengumumkan nama-nama yang tergabung dalam tim transisi PSSI di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (8/5) ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf


CENTROONE.COM - Kisruh yang terjadi dalam dunia sepakbola Indonesia akhirnya membuat Indonesia -dalam hal ini PSSI - benar-benar dijatuhi sanksi oleh badan sepakbola dunia FIFA. FIFA menjatuhkan sanksi terhadap Indonesia setelah menggelar emergency meeting Komite Eksekutif di Zurich, Swiss, Sabtu (30/5/2015). Putusan itu diketahui melalui surat yang dikirimkan Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke.

Menanggapi sanksi ini,  Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Alfitra Salamm, mengatakan pemerintah akan segera mengambil alih fungsi dan tanggung jawab PSSI.   "Tanggung jawab dan fungsi PSSI akan diambil alih oleh Pemerintah. Surat itu ditunjukkan untuk PSSI, jadi pemerintah belum menerimanya." ujar Alfitra Sabtu malam. (30/05/2015).

Adanya sanksi ini, ditambahkan Alfitra maka tim transisi, yang sempat mandeg setelah PSSI menggugat Kemenpora, bakal kembali bertugas. "Dengan adanya sanksi (FIFA), pencabutan (SK pembekuan dari hasil putusan sela PTUN) itu sudah tidak perlu lagi. Oleh karena itu, nanti Tim Transisi akan segera kembali bertugas. Ini akan kami jadikan momen untuk membenahi sepak bola Indonesia," kata Alfitra.

Sepakbola Indonesia macet total beberapa waktu lalu, setelah pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi pada 17 April 2015 menolak mengakui seluruh kegiatan di bawah PSSI. PSSI kemudian bereaksi dengan menggugat SK Menpora ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pada 22 April lalu. bbs