Pajak Online, Lebih Transparans dan Hindari Kebocoran

Sabtu, 30 Mei 2015 | 07.00 WIB

Pajak Online, Lebih Transparans dan Hindari Kebocoran<br>

ilustrasi pajak (IST)


CENTROONE.COM - Pembayaran pajak secara online, nampaknya menjadi solusi untuk meningkatkan pendapatan pajak. Hal ini didorong Komisi B DPRD Surabaya agar pemkot mau menerapkan sistem tersebut.

Memang, saat ini Pemkot Surabaya sudah menerapkan sistem itu, namun hanya berlaku pada pembayaran pajak hotel dan restoran saja. Harapan Komisi B, seperti yang disampaikan Sekretarisnya, Edi Rahmat, sistem pembayaran pajak dengan cara online itu hendaknya diterapkan pada seluruh pajak.

Alasan pembayaran sistem online itu karena memudahkan wajib pajak. Selama ini wajib pajak harus antre jika ingin membayar pajaknya. Namun dengan menggunakan kecanggihan teknologi informasi yang sudah ada, maka kemudahan bisa diberikan kepada wajib pajak. Selain itu, akan tercipta transparansi.

Dengan sistem online, wajib pajak bisa membayarnya dengan mengakses dari rumah atau manapun, tak perlu antre di bank atau kantor pajak. Pengawasan pun akan mudah dijalankan. Wajib pajak tidak bisa bermain dengan petugas. Karena dengan sistem konvensional saat ini, denda yang dibebankan ke wajib pajak bisa dimainkan petugasnya. Bahkan pajak pertambahan nilai (PPN) yang biasanya dibebankan ke pelanggan, ada yang tak disetorkan wajib pajak ke dinas pajak.

Guna mendukung sistem itu, tentu butuh peralatan khusus. Atau bisa bekerja sama dengan pihak bank, seperti bank BUMN yang sudah memiliki sistem tersebut. Pada tahun ini, Raperda Sistem Pajak Online akan dibahas. Raperda ini sudah dimasukan dalam agenda Badan Legislasi DPRD Surabaya beberapa bulan lalu.


oleh:Windhi A-editor:YL.antamaputra