Tetap Usulkan Kepala Satpol PP Disanksi

Kamis, 28 Mei 2015 | 21.05 WIB

Tetap Usulkan Kepala Satpol PP Disanksi<br>

Pertemuan Satpol PP bersama Dewan beberapa waktu lalu (centroone/windhi)


CENTROONE.COM - Pihak DPRD Surabaya tak ingin pelecehan terhadap profesi mereka tak tuntas. Karena itu, keputusan dari internal legislatif tetap mengeluarkan rekomendasi pemberian sanksi kepada Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto berupa penurunan pangkat dan non-job.

Hal ini imbas dari penangkapan anggota Satpol PP saat melakukan penertiban di Pasar Tembok pada Minggu (10/5/2015). Saat itu, Ketua Komisi D Agustin Poliana mendapat perlakuan tak mengenakan, bahkan institusi dewan juga dihina anggota Satpol PP. Namun dalam kasus itu, Irvan Widyanto selalu pasang badan dan minta agar anggotanya tak dipersalahkan karena semua itu atas perintah pimpinannya.

Berkaca dari kasus itu, dewan tetap bersikukuh meneruskan kasusnya. Menurut Ketua DPRD Surabaya Armudji, keputusan itu sudah menjadi rekomendasi Badan Musyawarah (Banmus), dan Badan Kehormatan (BK). Bahkan akan dijadwalkan paripurnanya pada Senin (1/6/2015).

"Permasalahan ini sudah menyangkut institusi DPRD Surabaya. Ya monggo dilihat nanti di Paripurna," kata Armudji. Dewan juga siap mengawal rekomendasi tersebut agar direalisasikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Dewan mendukung keputusan itu karena apa yang dilakukan Satpol PP sudah keterlaluan, menyinggung para legislator.

Dewan juga meminta agar tak melihat Agustin Poliana sebagai anggota partai atau wakil rakyat, tapi pandanglah Agustin Poliana sebagai perempuan yang mendapat perlakuan kasar. Dewan juga tak peduli jika masa jabatan wali kota akan berakhir dan akan dipegang Plt. Namun rekomendasi dewan harus dilaksanakan.  




oleh:WIndhi A-editor:YL.antamaputra