Islah, Golkar Harus Ada Pengurus Baru

Kamis, 28 Mei 2015 | 17.19 WIB

Islah, Golkar Harus Ada Pengurus Baru

Aburizal Bakrie (ANTARA)


CENTROONE.COM - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly mendukung upaya islah antara kubu Aburizal Bakrie dengan Agung Laksono. Namun, islah itu tak sebatas hanya dalam rangka Pilkada serentak Desember 2015.

Menurut Yasonna, idealnya islah secara keseluruhan. Sebab, menurut Komisi Pemilihan Umum (KPU), kata Yasonna, harus ada kepengurusan yang baru dalam tubuh partai beringin itu. "Saya dengar dari KPU kan kalau islah harus ada kepengurusan yang baru," kata Yasonna di Kementerian Hukum dan HAM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2015).
Politikus PDIP ini meendorong upaya islah sepenuhnya kedua kubu itu agar bisa mengikuti Pilkada serentak Desember 2015. Yasonna berharap kenegarawanan dari kedua kubu yang bersitegang memperebutkan keabsahan siapa yang berhak memimpin Partai Golkar tersebut bisa duduk bersama.

"Kan mereka mau islah terbatas, ya kita dorong saja islah sekaligus saja lah. Itu yang kita dorong terus. Itu makanya kita dorong itu (islah sepenuhnya). Coba saya buat skenarionya kalau tidak banding siapa pengurusnya mana ada. Ini akan jadi masalah besar. Makanya yang terbaik itu. Saya berharap kenegarawanan kedua kelompok ini duduk bersama.

Bahkan, Yasonna memberi garansi akan menandatangani keabsahan kepengurusan partai jika telah ada kesepahaman diantara dua kubu tersebut. "Siapapun yang datang dari mereka saya taken malam ini juga," tandas Yasonna.

oleh:Rangga T-editor:YL.antamaputra